Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19 Global: Hampir 6 Juta Kasus di Seluruh Dunia

Jumlah kasus virus corona (Covid-19) terus menanjak mendekati total 6 juta orang di seluruh dunia. India menjadi negara terbaru dengan angka kematian lebih besar daripada China.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  06:44 WIB
Calon vaksin virus Corona (Covid-19). - Shutterstock
Calon vaksin virus Corona (Covid-19). - Shutterstock

Bisnis.com, JAKARTA – Jumlah kasus virus corona (Covid-19) terus menanjak mendekati total 6 juta orang di seluruh dunia. India menjadi negara terbaru dengan angka kematian lebih besar daripada China,

Dikutip dari www.worldometers.info, jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia mencapai total 5.899.575 hingga Kamis (28/5/2020) malam waktu GMT atau Jumat (29/5/2020) pagi WIB.

Sebanyak 2.577.145 orang di antara jumlah tersebut dinyatakan berhasil sembuh, 361.741 pasien meninggal dunia, dan 2.960.689 pasien masih terinfeksi.

Kontribusi terbesar banyaknya kasus infeksi tetap dipegang Amerika Serikat sebesar 1.767.585 atau mengalami penambahan sebanyak 21.782 pasien baru pada Kamis. Di antara jumlah kasus tersebut, 498.646 orang dinyatakan sembuh dan 103.302 pasien meninggal dunia.

Angka-angka terbaru yang dilaporkan oleh AS semakin mengukuhkan posisi negeri berekonomi terbesar di dunia ini sebagai negara dengan jumlah kasus dan korban jiwa terbanyak di dunia akibat Covid-19.

Secara keseluruhan, jumlah kasus baru di AS naik 1,2 persen pada Kamis dari hari sebelumnya, menurut data yang dihimpun oleh Johns Hopkins University dan Bloomberg News.

Peningkatan ini sejalan dengan laju kenaikan pada Rabu (27/5/2020) dan sedikit di bawah rata-rata kenaikan harian sebesar 1,3 persen selama satu pekan terakhir.

Gubernur New York Andrew Cuomo akan menandatangani perintah eksekutif yang memungkinkan para pemilik bisnis swasta menolak masuk siapa pun yang tidak mengenakan masker atau penutup wajah.

“Kami memberi hak kepada para pemilik toko untuk mengatakan, 'Jika Anda tidak mengenakan masker, Anda tidak bisa masuk,” ujar Cuomo dalam suatu konferensi pers di Brooklyn, dikutip dari Bloomberg.

Berturut-turut menyusul banyaknya jumlah kasus di AS adalah Brasil, Rusia, dan Spanyol (lihat tabel). Sementara itu, China, negeri asal virus corona jenis baru tersebut, bercokol di posisi 15.

Dari sisi jumlah korban jiwa, menyusul Amerika Serikat, Inggris mencatat angka kematian tertinggi yakni 37.837 orang, diikuti Italia, Prancis, dan Spanyol.

India menjadi negara terbaru dengan catatan jumlah korban jiwa yang melampaui China, ketika hot spot virus ini bergeser ke negara-negara berkembang yang tidak memiliki perlengkapan lengkap untuk menahan persebarannya.

Hingga Kamis, India mencatat 4.711 korban jiwa sedangkan angka kematian di China akibat Covid-19 mencapai total 4.634 orang.

Virus ini sendiri telah menyebar ke total 213 negara di dunia. Di Indonesia, yang berada di posisi 33, tercatat 24.538 orang telah terinfeksi, dengan 1.496 pasien di antaranya meninggal dunia dan 6.240 orang sembuh.

Update Virus Corona 10 Negara Teratas

Negara

Jumlah Kasus Terbanyak

Jumlah Korban Jiwa

Jumlah Pasien Sembuh

Amerika Serikat

1.767.585

103.302

498.646

Brasil

438.812

26.991

193.181

Rusia

379.051

4.142

150.993

Spanyol

284.986

27.119

196.958

Inggris

269.127

37.837

N/A

Italia

231.732

33.142

150.604

Prancis

186.238

28.662

67.191

Jerman

182.452

8.570

163.200

India

165.386

4.711

70.920

Turki

160.979

4.461

124.369

Sumber: worldometers

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top