Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Operasi Ketupat 2020 Diperpanjang 7 Hari. Ini Alasan Kapolri

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan Operasi Ketupat 2020 diperpanjang selama tujuh hari ke depan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  14:58 WIB
Polda Metro Jaya terus memantau pergerakan para pengendara yang keluar-masuk DKI Jakarta di pos-pos atau check point  terkait PSBB. - Twitter @tmcpoldametrojaya
Polda Metro Jaya terus memantau pergerakan para pengendara yang keluar-masuk DKI Jakarta di pos-pos atau check point terkait PSBB. - Twitter @tmcpoldametrojaya

Bisnis.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan Operasi Ketupat 2020 diperpanjang selama tujuh hari ke depan.

Idham menjelaskan operasi yang seharusnya berakhir pada 30 Mei 2020 tersebut diperpanjang selama tujuh hari ke depan. Idham mengatakan tujuan diperpanjang masa Operasi Ketupat 2020 yaitu untuk mengawasi seluruh kendaraan yang akan masuk ke wilayah DKI Jakarta.

"Saya sudah perintahkan agar Operasi Ketupat ini diperpanjang tujuh hari ke depan setelah masa operasinya habis," tuturnya, Selasa (26/5/2020).

Idham menjelaskan bahwa Operasi Ketupat 2020 tetap akan diperpanjang kendati belakangan ini mulai terjadi penurunan kepadatan kendaraan dari ke DKI Jakarta.

Idham mencontohkan salah satu Gerbang Tol yang mengalami penurunan kepadatan kendaraan yaitu di Gerbang Tol Cipali dengan penurunan hingga 83 persen.

"Memang ada yang turun hingga 83 persen. Tetapi kami tetap akan memperpanjang masa Operasi Ketupat 2020 ini," kata Idham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta kapolri operasi ketupat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top