Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Operasi Ketupat 2020: Nekat Mudik, Polri Putar Balik 50.067 Kendaraan

Polri memutar balik 50.067 kendaraan sejak Operasi Ketupat 2020 digelar hingga hari ke-24 di seluruh Indonesia.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  07:52 WIB
Petugas gabungan memeriksa bus AKAP Pelangi di gerbang tol Kayuagung, OKI, Sumsel. istimewa
Petugas gabungan memeriksa bus AKAP Pelangi di gerbang tol Kayuagung, OKI, Sumsel. istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Polri memutar balik 50.067 kendaraan sejak Operasi Ketupat 2020 digelar hingga hari ke-24 di seluruh Indonesia.

Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri, Kombes Pol Benyamin mengungkapkan bahwa kendaraan yang paling banyak diputarbalik ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya sebanyak 19.669 kendaraan hingga hari ke-24.

Dia menjelaskan seluruh pengendara itu diberikan sanksi putar balik kembali ke DKI Jakarta karena telah melanggar aturan larangan mudik.

"Memang paling banyak itu ada di wilayah Polda Metro Jaya yaitu 19.669 kendaraan yang diputar balik hingga hari ke-24 Operasi Ketupat 2020," kata Benyamin, Selasa (19/5/2020).

Benyamin juga menjelaskan kendaraan yang paling banyak melanggar adalah mobil pribadi, angkutan umum dan travel gelap. Menurutnya, untuk travel gelap, Kepolisian juga telah mengamankan travel ilegal di wilayah Jawa Barat, Banten dan Jawa Timur.

Dia mengatakan untuk wilayah Jatim, pemudik mencoba mengelabui petugas dengan memakai truk towing yang mengangkut mobil pribadi. Dia menjelaskan ketika mobil yang diangkut memakai towing tersebut di cek, ditemukan para pemudik yang bersembunyi di dalam mobil.

"Polda Jawa Timur sudah menyita truk towing itu dan mobil pribadi yang diangkut towing berisi pemudik," tuturnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran operasi ketupat
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top