Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kerusuhan Kembali Pecah di Hong Kong

Twitter kini ramai dengan cuitan bahwa telah terjadi kerusuhan di Hong Kong. Ratusan orang berkumpul di mal dan terlihat juga kerumunan polisi.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 10 Mei 2020  |  17:27 WIB
Ketegangan kembali memuncak di Hong Kong ketika ratusan pengunjuk rasa mengepung gedung parlemen beberapa jam sebelum anggota parlemen memperdebatkan RUU untuk memungkinkan ekstradisi warga Hong Kong ke China, 12 Juni 2019. - Reuters
Ketegangan kembali memuncak di Hong Kong ketika ratusan pengunjuk rasa mengepung gedung parlemen beberapa jam sebelum anggota parlemen memperdebatkan RUU untuk memungkinkan ekstradisi warga Hong Kong ke China, 12 Juni 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Kerusuhan kembali pecah di Hong Kong, Minggu (10/5/2020). Melalui video yang diunggah di media sosial twitter, tampak kerumunan polisi membubarkan warga di dalam gedung Harbour City Mall.

Seorang warga dengan akun twitter @YyHker menyatakan, pemerintah mengklaim bahwa demonstran telah kembali melakukan protes. Namun menurutnya yang terjadi adalah polisi menangkap dan menyerang sekelompok warga yang tengah menggelar peringatan hari ibu di jalan-jalan.

"Biar saja dunia tahu Hong sudah menjadi negara polisi," kata akun tersebut.

Sementara itu, dua warga dilaporkan ditangkap di Moko Mall. Akun twitter @KongTsungGan mengatakan seorang reporter melaporkan bahwa 9 orang telah ditangkap di dalam mall dan dibawa ke kantor polisi Mong Kok.

"Situasinya sangat kacau," ujarnya.

Ratusan orang juga berkumpul di sejumlah mal antara lain Cityplaza mall, Tai Koo dan New Town Plaza Mall. Polisi dilaporkan berupaya membubarkan massa dengan menyemprotkan bola-bola merica.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari otoritas terkait mengenai kerusuhan ini. Peristiwa ini merupakan salah satu yang terbaru sejak virus corona merebak dan menghentikan pergerakan para demonstran.

Sepanjang tahun lalu, serangan protes kepada pemerintah terus dilakukan menyusul kebijakan ekstradisi yang dinilai mengancam kebebasan warga. Protes yang dilangsungkan warga telah membawa ekonomi Hong Kong ke jurang resesi pada tahun lalu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kerusuhan hong kong
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top