Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Cegah Gelombang PHK, PKS Dorong Subsidi Gaji

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta pemerintah mengambil langkah subsidi gaji untuk mencegah gelombang PHK.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 04 Mei 2020  |  13:56 WIB
Cegah Gelombang PHK, PKS Dorong Subsidi Gaji
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. -Bisnis.com - Samdysara Saragih
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mendorong pemerintah untuk mengambil langkah subsidi gaji bagi perusahaan guna mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah pandemi Covid-19.

“Pemerintah bisa belajar dengan apa yang dilakukan negara tetangga seperti Singapura,Thailand dan Malaysia,” kata Mardani melalui keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Jakarta, pada Senin (4/5/2020).

Misalkan Singapura, dia menerangkan, pemerintahnya membantu 25 hingga 75 persen gaji dari 1,9 juta angkatan kerja formalnya.

“Perlu tindakan cepat karena PHK yang terjadi sekarang menyasar berbagai sektor baik formal maupun informal,” ujarnya.

Ihwal Program Kartu Prakerja, dia menggarisbawahi, langkah itu tidak tepat guna jika melihat kondisi yang sedang dialami oleh buruh. “Hak buruh dapat terabaikan jika dana tersebut dialokasikan untuk pelatihan,”kata dia.

Pemerintah meminta agar pengusaha kembali memanggil para korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat Covid-19 untuk bekerja kembali di perusahaannya.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan sebetulnya keputusan PHK adalah langkah terakhir bagi pengusaha.

Ida mengungkapkan data terbaru Kemenaker per-21 April 2020,  total pekerja yang terdampak wabah Covid-19 terdapat 2.084.593 pekerja dari sektor formal dan informal dari 116.370.

Rinciannya jumlah perusahaan dan pekerja formal yang dirumahkan adalah 1.304.777 dari 43.690 perusahaan. Sedangkan yang mengalami PHK adalah dari 41.236 perusahaan dengan jumlah pekerja sebanyak 241.431 orang.

"Sektor informal juga terpukul karena kehilangan 538.385 pekerja dari 31.444 perusahaan atau UMKM," demikian tutup Menaker. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pks phk
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top