Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trump: Penundaan Pilpres AS Hanya Propaganda Buatan Biden

Trump sama sekali tidak berpikiran untuk menunda Pilpres AS yang jatuh pada 3 November 2020. Toh, untuk mengganti tanggal pelaksanaan, memang bukan wewenang Gedung Putih, tapi Kongres AS.
Andya Dhyaksa
Andya Dhyaksa - Bisnis.com 28 April 2020  |  14:26 WIB
Seorang pria mengenakan masker di Times Square, New York./Bloomberg-John Nacion/STAR MAX - IPx via AP Photo
Seorang pria mengenakan masker di Times Square, New York./Bloomberg-John Nacion/STAR MAX - IPx via AP Photo

Bisnis.com, JAKARTA - Hanya dalam hitungan bulan, Pemilihan Presiden Amerika Serikat, bakal berlangsung. Tepatnya, pada Selasa 3 November 2020, atau berselang sekira tujuh bulan sejak saat ini.

Di tengah wabah virus Corona (Covid-19) yang masih melanda dunia, pun demikian dengan di Negeri Paman Sam, ada wacana untuk memundurkan pesta demokrasi tersebut.

Salah satunya dilontarkan oleh calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden. Sembari menyerang Trump, Biden mengatakan bahwa Sang Petahana akan sebisa mungkin memundurkan waktu Pilpres AS, dengan cara apapun.

"[Trump] bakal mencoba untuk menendang [memundurkan] kembali pemilihan entah bagaimana pun caranya," ucap Biden, seperti yang dinukil dari BBC.

Menjawab serangan itu, Trump membantah. Menurutnya, tak pernah terlintas sedikit pun di benaknya untuk memundurkan waktu pemilihan. 

"Aku bahkan tidak pernah berpikir untuk mengubah tanggal pemilihan. Kenapa aku harus melakukan itu?" kata Trump dalam briefing dengan sejumlah wartawan Senin (27/4/2020).

Bahkan, Trump menyerang balik ucapan Biden itu sebagai "propaganda yang dibuat-buat". "Saya menantikan pemilihan itu," kata Trump.

Ketentuan konstitusional mencatat, jika seorang presiden ingin mengubah waktu pemilihan, Gedung Putih dia tidak akan dapat melakukannya--bahkan dalam keadaan darurat. Sebab, tanggal ditentukan oleh Kongres.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Donald Trump Pilpres AS
Editor : Andya Dhyaksa

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top