Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Demi Cegah Corona, Dukuh di Sukoharjo ini Ancam Jotos Pendatang Bandel

Anda hendak berkunjung ke Dukuh Beran di Kabupaten Sukoharjo?. Jangan coba-coba melanggar protokol Corona (Covid-19). Hukuman jotos menanti Anda.
Nugroho Meidinata
Nugroho Meidinata - Bisnis.com 27 April 2020  |  14:53 WIB
Jika tak lapor, pendatang di Weru Sukoharjo akan dijotosi warga Instagram - @infocegatansukoharjo]
Jika tak lapor, pendatang di Weru Sukoharjo akan dijotosi warga Instagram - @infocegatansukoharjo]

Bisnis.com, SUKOHARJO - Anda hendak berkunjung ke Dukuh Beran di Kabupaten Sukoharjo?. Jangan coba-coba melanggar protokol Corona (Covid-19). Hukuman jotos menanti Anda.

Dukuh Beran, terletak Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Dukuh adalah wilayah terkecil di bawah desa. Satuh dukuh dikepalai oleh seorang Kepala Dukuh.

Spanduk yang dipasang di Dukuh Beran menjadi viral di media sosial. Tentu saja, imbauan bernada keras tersebut sekadar gertakan agar masyarakat yang hendak masuk ke dusun itu menaati protokol Corona (Covid) yang ditetapkan pengurus RW/RT setempat.

Kalau pun kemudian ada pendatang tertangkap bawah melanggar protokol Corona tersebut, mereka akan menyerahkan prosesnya kepada aparat dusun dan desa setempat.

Namun, imbauan tersebut membuat geger media sosial dan viral di Instagram lantaran dianggap bernada mengancam dan mengumbar kekerasan.

Dari unggahan di akun Instagram @infocegatansukoharjo, Minggu (26/4/2020), imbauan tersebut tertera pada spanduk yang dipasang di depan gang masuk desa.

"WARNING! Pendatang/tamu dari luar harap lapor. Angel, Ngeyel, Ngengkel Jotosi. Urusane Nyowo iki, nyawango lan mikiro [urusannya nyawa ini, lihat dan pikirkan]," demikian bunyi spanduk yang dibuat oleh warga RT 5/1 setempat.

Dari spanduk tersebut juga ditulis nomor telepon RT setempat. Hal tersebut agar memudahkan pendatang atau tamu untuk melaporkan diri ke RT tersebut.

Selain ada kata dijotosi, warga Beran, Karanganyar, Weru, Sukoharjo juga mencantumkan imbauan kepada pendatang untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dari mengenakan masker hingga mencuci tangan. Berikut imbauan lengkapnya.

1. Wijik tanganmu nganggo sabun nganti resik lan bola-bali [Cuci tanganmu menggunakan sabun hingga bersih dan berulang-ulang]
2. Aja nyekel irung, lambe, lan mripat menawa tanganmu reget [Jangan memegang hidung, mulut, dan mata jika tanganmu kotor]
3. Jaga jarak karo wong liya, paling cedhak sakmeter antarane [Jaga jarak dengan orang lain, paling dekat satu meter]
4. Nganggo masker menawa pile utawa ditutupi nganggo lengen njero menawa wahing lan watuk [Menggunakan masker, kalau pilek, bersin, dan batuk ditutupi menggunakan lengan bagian dalam]
5. Neng omah war, lunga mung yen ana keperluan kang wigati [Di rumah saja, pergi juga ada keperluan yang sangat penting]

Tanggapan Netizen

Spanduk bertuliskan pendatang di Beran, Karanganyar, Weru, Sukoharjo yang ngeyel tak mau lapor, siap-siap dijotosi ternyata ramai dikomentari netizen. Beberapa netizen menyayangkan spanduk yang diunggah pengelola akun Instagram @infocegatansukoharjo itu.

"Kejam," tulis pengguna akun Instagram @om_pong_ki.

"Jauhi penyakitnya bukan orangnya," tambah pengguna akun @ichwanjuli_.

"@tegaramin123 iki ndesomu keras men," imbuh pengguna akun @annisak_06.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

media sosial pemkab sukoharjo Virus Corona covid-19

Sumber : Solopos.com

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top