Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beredar Kabar Program Belajar dari Rumah Diselingi Mimbar Agama, Begini Klarifikasi TVRI

Menurut informasi yang di terima Bisnis pada Rabu (15/4/2020), Program BDR dan program mimbar agama merupakan program yang terpisah, berdiri sendiri sendiri dan sudah terjadwal di dalam pola acara TVRI.
Devi Sri Mulyani
Devi Sri Mulyani - Bisnis.com 15 April 2020  |  08:35 WIB
Beredar Kabar Program Belajar dari Rumah Diselingi Mimbar Agama, Begini Klarifikasi TVRI
Program Belajar dari Rumah di TVRI dalam masa pandemoi Covid-19 - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Plh. Direktur Program dan Berita LPP TVRI Usrin Usman menyayangkan adanya pemberitaan sepihak terkait program Belajar Dari Rumah (BDR) yang disebut diselingi dengan program mimbar agama, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat.

Menurut informasi yang di terima Bisnis pada Rabu (15/4/2020), Program BDR dan program mimbar agama merupakan program yang terpisah, berdiri sendiri sendiri dan sudah terjadwal di dalam pola acara TVRI.

“Sama seperti halnya program Belajar dari Rumah, program mimbar agama adalah bagian dari tugas kepublikan TVRI dalam mengakomodir upaya dakwah semua agama yang diakui di Indonesia. Semua agama yang diakui negara mendapat porsi siaran di TVRI secara bergantian setiap harinya.” Ujar Usrin.

Mimbar Agama merupakan program regular TVRI yang sudah ditayangkan sejak dahulu. Waktu penayangannya disusun berdasarkan sejumlah pertimbangan dan sudah diketahui oleh penganut agama masing masing. Program ini sebagai bentuk upaya mendukung dan menghargai keragaman beragama di Indonesia.

LPP TVRI juga membantah pemberitaan di media sosial terkait tayangan video dua anak berbusana muslim yang disebut disiarkan dalam program mimbar agama Katolik di TVRI.

“Tim Pemeriksa TVRI sudah melakukan pengecekan ulang dan tidak menemukan video dimaksud dalam tayangan mimbar agama Katolik di TVRI tanggal 13 April 2020.” katanya.

Hal ini juga sudah dikonfirmasi oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Menurut laporan tim pemantau KPI, bahwa video tersebut tidak tayang di TVRI, sehingga menurut KP bahwa informasi tersebut adalah hoaks.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tvri belajar
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top