Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rafael Correa, Mantan Presiden Ekuador, Divonis 8 Tahun Penjara

Pengadilan memvonis hukuman delapan tahun penjara kepada mantan Presiden Ekuador Rafael Correa atas keterlibatannya di kasus korupsi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 April 2020  |  09:01 WIB
Mantan Presiden Ekuador Rafael Correa - EcuadorTimes.net
Mantan Presiden Ekuador Rafael Correa - EcuadorTimes.net

Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Presiden Ekuador Rafael Correa divonis delapan tahun penjara oleh pengadilan setelah terbukti bersalah atas tuduhan korupsi.

Correa yang menjabat selama periode 2007-2017 ini meninggalkan Ekuador sejak tiga tahun lalu dan kini tinggal di Belgia.

Dia bersama 19 orang lainnya, termasuk wakilnya yang kini mendekam di penjara karena kasus korupsi yang lain, dituduh menerima suap sebesar US$7,5 juta atas imbalan kontrak publik untuk membiayai kampanye pemilihan partainya sejak 2012 hingga 2016.

Pengadilan juga melarang Correa berpolitik selama 25 tahun. Penuntut menuding Correa memimpin "struktur kejahatan" dan meminta vonis maksimal untuknya.

Mantan kepala negara itu membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, tuduhan itu adalah serangan politik dari Presiden Lenin Moreno saat ini, yang awalnya mendukung Correa pada 2017.

"Ya, inilah yang mereka cari, memanfaatkan keadilan untuk menggapai apa yang tak pernah mereka dapat di kotak suara. Saya tak masalah. Saya khawatir dengan rekan-rekan saya," cuit Correa di Twitter, Selasa (8/4/2020).

Pengacara Correa mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan banding atas putusan pengadilan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi ekuador

Sumber : Antara

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top