Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Corona, Warga New York Tak Bisa Menikah atau Bercerai

Setelah terisolasi selama beberapa minggu di rumah karena wabah virus corona (COVID-19), beberapa pasangan di New York mau tidak mau harus bersiap untuk mengambil risiko apakah akan menikah atau berpisah.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 04 April 2020  |  16:41 WIB
Ilustrasi - Istimewa
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Badan peradilan di New York telah menghentikan layanan pengajuan kasus hukum yang dinilai tidak penting sejak 23 Maret 2020.

Akibatnya, setelah terisolasi selama beberapa minggu di rumah karena wabah virus corona (COVID-19), beberapa pasangan di New York mau tidak mau harus bersiap untuk mengambil risiko apakah akan menikah atau berpisah.

Dilansir dari Bloomberg, Sabtu (4/4/2020), juru bicara Pengadilan New York Lucian Chalfen mengatakan perceraian termasuk salah satu layanan yang ditutup.

Chalfen mengemukakan bahwa seseorang bisa mencoba mengajukan pertimbangan kepada hakim untuk kasus perceraiannya, meski itu sulit dilakukan.

Beberapa kasus hukum yang masih dilayani antara lain kasus kriminal, perlindungan anak, dan kasus perumahan yang penting.

Kendati demikian, dia menambahkan korban kekerasan rumah tangga bisa langsung mengajukan perlindungan dan disarankan untuk mengontak aparat kepolisian setempat.

Tak jauh berbeda, Biro Pernikahan New York sebagai lembaga yang memproses pendaftaran pernikahan pun telah ditutup sejak 20 Maret 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top