Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Puluhan WNI Hadiri Tabligh Akbar di India, Kedubes Indonesia akan Pantau

Tabligh akbar tersebut sudah berlangsung sejak awal Maret ini. Namun, hingga kini, belum ada informasi detail soal 72 WNI yang ikut acara tersebut. Hanya saja, satu orang dari Filipina yang ikut tabligh akbar itu baru saja meninggal akibat positif virus Corona.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  19:32 WIB
Suasana pedestrian di Mumbai, India, setelah pemberlakuan lockdown pada 25 Maret 2020. Bloomberg
Suasana pedestrian di Mumbai, India, setelah pemberlakuan lockdown pada 25 Maret 2020. Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian India mendata sebanyak 281 warga asing dari 16 negara turut hadir dalam tabligh akbar yang diselenggaran Jamaah Tablighi pada awal Maret lalu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 72 di antaranya warga Indonesia atau WNI.

Belum ada informasi rinci tentang identitas WNI yang menghadiri acara itu dari tanggal 1-15 Maret 2020. Termasuk apakah mereka terjangkit virus Corona atau tidak, sudah kembali ke tanah air atau belum.

Duta Besar Indonesia untuk India, Arto Suryodipuro melalui pesan Whatsapp mengatakan, KBRI berkoordinasi dengan pemerintah kota New Delhi. WNI yang terdampak akan dikarantina.

"Dan KBRI terus memantau keberadaan mereka. Sejauh ini KBRI mendapat kerja sama yang baik dari otoritas India," kata Dubes Arto.

Menurut laporan The Times of India hari ini, satu warga Filipina usia 60 tahun tewas akibat terjangkit virus Corona. Sekitar 300 dari delapan ribu peserta tabligh akbar di Nizamuddin, Delhi, dirawat di rumah sakit dan menjalani karantina.

Berdasarkan data kepolisian India, sebagian besar warga asing datang ke acara Jammah Tablighi menggunakan visa turis. India menegaskan mereka yang menggunakan visa turis akan masuk daftar hitam, sehingga tidak lagi diperbolehkan masuk ke India.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19

Sumber : Tempo

Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top