Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembatasan Sosial Saja Tak Cukup Atasi Corona, Ini Saran WHO

WHO menilai penerapan pembatasan sosial saja tidak cukup untuk mengatasi penularan penyakit yang disebabkan oleh virus corona tipe baru (Covid-19).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  12:00 WIB
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers setelah pertemuan Komite Darurat Peraturan Kesehatan Internasional (IHR) untuk Pneumonia karena Novel Coronavirus 2019-nCoV di Jenewa, Swiss, 22 Januari, 2020. - Reuters
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers setelah pertemuan Komite Darurat Peraturan Kesehatan Internasional (IHR) untuk Pneumonia karena Novel Coronavirus 2019-nCoV di Jenewa, Swiss, 22 Januari, 2020. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa penanganan virus corona atau Covid-19 harus dilakukan secara komprehensif oleh setiap negara. 

Tedros menilai penerapan pembatasan sosial saja tidak cukup untuk mengatasi penularan penyakit yang disebabkan oleh virus corona tipe baru tersebut.

Menurutnya, penerapan pembatasan interaksi sosial langsung seperti peliburan sekolah dan pembatalan kegiatan olahraga untuk mengendalikan penularan Covid-19 belakangan meningkat.

"Tindakan pembatasan sosial dapat membantu mengurangi penularan dan memungkinkan sistem kesehatan untuk mengatasinya. Cuci tangan dan menutup mulut menggunakan siku saat batuk bisa mengurangi risiko diri sendiri dan orang lain. Tapi itu saja tidak cukup untuk menumpas pandemi ini," kata Tedros saat menyampaikan keterangan kepada media, Senin (16/3/2020).

Lebih lanjut, Tedros menyatakan untuk mengatasi corona, maka semua negara harus menjalankan pendekatan secara komprehensif.

Dia mengatakan bahwa cara paling efektif untuk mencegah infeksi dan menyelamatkan jiwa adalah memutus rantai penularan dan untuk itu pemeriksaan dan karantina harus dilakukan.

"Anda tidak bisa melawan api dengan mata tertutup, dan kita tidak bisa menghentikan pandemi ini jika kita tidak tahu siapa yang terinfeksi. Kami punya pesan sederhana untuk semua negara, tes, tes, tes. Periksa setiap kasus yang dicurigai (Covid-19)," kata Tedros.

Apabila hasil tes positif, dia mengimbau agar orang tersebut diisolasi dan segera mencari pihak yang pernah berhubungan dekat dengan orang yang positif terinfeksi corona sampai dua hari sebelum gejala berkembang. 

“Lakukan pemeriksaan juga kepada orang-orang tersebut,” imbuhnya.

WHO merekomendasikan pemeriksaan dilakukan pada orang-orang yang berhubungan dengan orang yang diketahui positif Covid-19 yang menunjukkan gejala serupa infeksi virus corona.

Badan kesehatan dunia sudah mengirimkan hampir 1,5 juta perangkat pemeriksaan ke 120 negara dan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan ketersediaan perangkat pemeriksaan ke negara-negara yang paling membutuhkan.

Selain itu, WHO menyarankan agar seluruh pasien yang dikonfirmasi terserang Covid-19, termasuk yang menunjukkan gejala ringan, diisolasi di fasilitas kesehatan untuk mencegah penularan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : Fitri Sartina Dewi
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top