Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dukung Mitigasi Covid-19, Zenius Gratiskan Akses Belajar Online

Berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia yang mendukung implementasi penundaan Ujian Nasional (UN) dan menyelenggarakan belajar online, Zenius Education menggratiskan akses ke 80.000 video pembelajaran di seluruh platformnya tanpa terkecuali.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  17:51 WIB
Ilustrasi - Antara/FB Anggoro
Ilustrasi - Antara/FB Anggoro

Bisnis.com, JAKARTA - Berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia yang mendukung implementasi penundaan Ujian Nasional (UN) dan menyelenggarakan belajar online, Zenius Education menggratiskan akses ke 80.000 video pembelajaran di seluruh platformnya tanpa terkecuali.

Rohan Monga, Chief Executive Officer Zenius Education, mengatakan hal ini dilakukan untuk memudahkan akses para siswa belajar di rumah secara mandiri dan mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional (UN). Dia menilai, dalam kondisi saat ini, Zenius berupaya mengerahkan seluruh upaya terbaik untuk mendukung kebijakan pemerintah yang sementara waktu harus melakukan kegiatan belajar mengajar jarak jauh.

“Selain dapat diakses secara gratis, mayoritas video pembelajaran dihadirkan dengan format whiteboard yang memerlukan kuota internet paling hemat, sehingga diharapkan dapat memudahkan akses seluruh siswa kelas 1 sampai 12 untuk belajar mandiri dan mempersiapkan diri untuk menghadapi UN,” ungkap Rohan melalui siaran pers, Senin (16/3/2020).

Saat ini, Zenius juga menyediakan akses latihan soal terbesar dengan ratusan ribu soal latihan untuk pembelajaran mandiri siswa. Guru pun dapat turut membagikan konten berupa video pembelajaran dan latihan soal tersebut kepada siswa dan orang tua murid melalui berbagai platform media sosial yang ada, seperti grup WhatsApp.

Terhitung hingga Maret 2020, Zenius memiliki lebih dari 80.000 video pembelajaran untuk kelas 1 SD hingga 12 SMA sesuai kurikulum nasional. Tidak hanya video materi yang menekankan pemahaman konsep, Zenius juga menyediakan materi latihan soal serta pembahasan kumpulan soal-soal UN. Seluruh materi ajar ini dapat diakses secara gratis dalam program #SemuaBisaZenius yang diluncurkan pada Desember 2019 silam.

Selain menggratiskan akses ke platformnya, Zenius menyiapkan tryout online gratis dan diselenggarakan serentak di website dan aplikasi Zenius. Tryout akan kembali diadakan pada tanggal 26 Maret 2020 untuk gelombang kedua, setelah sebelumnya gelombang pertama telah diadakan pada 13 Maret 2020 lalu. Fitur ini dapat diakses di tautan yaitu; https://go.zenius.net/classroom-un.

Dengan demikian, jika sebelumnya belajar secara mandiri dianggap tidak terarah dan terukur, Zenius pun merumuskan cara untuk membantu anak belajar mandiri di rumah yang efektif dan efisien, terarah dan terukur.

“Kami berharap dapat membantu lebih banyak pelajar, pembelajar, dan guru di seluruh Indonesia terutama di masa-masa kritis ini,” tutup Rohan.

Sebelumnya Mendikbud Nadiem Makarim menjelaskan, saat ini kerja sama penyelenggaraan pembelajaran secara daring dilakukan dengan berbagai pihak. Mendikbud juga mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan di semua lini pemerintahan daerah serta para mitra di kalangan swasta.

Nadiem menjelaskan, dampak penyebaran Covid-19 akan berbeda dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Dia memastikan Kemendikbud siap mendukung kebijakan yang diambil Pemda. Keamanan dan keselamatan peserta didik serta guru dan tenaga kependidikan itu yang utama.

“Kami menghargai mitra-mitra di sektor swasta yang secara sukarela mendukung sistem pendidikan nasional dan memastikan para siswa dapat terus belajar berdasarkan target yang telah ditetapkan oleh guru dan sekolah sesuai kebutuhan dan implementasi pembelajaran dengan bimbingan orang tua dan guru dari jarak jauh," tutur Nadiem.

Kepala Balitbang Kemendikbud, Totok Suprayitno kepada pers di Jakarta, Rabu (11/03) menyatakan tahun ini ada sekitar 8,3 juta siswa dari 105 satuan pendidikan yang akan mengikuti UNBK. Dia menilai perubahan kebijakan ini cukup krusial dilakukan mengingat momentum yang sangat dekat dengan penyelenggaraan Ujian Nasional (UNBK), ujian kenaikan kelas, dan persiapan ujian seleksi ke tingkat berikutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Andhika Anggoro Wening
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top