Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ujian Nasional 2020 Diusulkan Ditunda Mencegah Persebaran Virus Corona

Pemerintah seharusnya mencermati dan mengambil langkah cepat.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 14 Maret 2020  |  22:03 WIB
Ujian Nasional 2020 Diusulkan Ditunda Mencegah Persebaran Virus Corona
Sejumlah siswa mengerjakan soal pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Atas Kejuruan (SMK). - Antara/Feny Selly
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Ikatan Guru Indonesia (IGI) menilai pemerintah seharusnya mencermati dan mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di lingkungan sekolah.

Ketua Umum IGI Muhammad Ramli Rahim menyebut pemerintah sebaiknya mempertimbangkan kembali pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2020. Menurutnya, tak layak anak-anak bangsa ini dikorbankan untuk sesuatu yang tahun depannya juga sudah akan dihapuskan.

Pasalnya, jelang pelaksanaan UN sudah bukan tidak mungkin intensitas pertemuan siswa dan guru serta instruktur atau tutor dengan para pelajar ini bakal makin tinggi menjelang UN yang berpotensi mempercepat penyebaran virus mematikan asal Wuhan, China itu.

"UNBK SMK memang tak lama lagi tapi setelahnya akan disusul SMA dan SMP. Daripada menanggung risiko penyakit dan kematian, lebih baik UN ditunda dan jika perlu dihapuskan, toh tahun 2021 UN tak lagi dilaksanakan," demikian pernyataan Ramli yang diterima Bisnis.com melalui pesan instan, Sabtu (14/3/2020)

Lebih lanjut, Ramli mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan survei kecil terkait pelaksanaan UN 2020 dan kekhawatiran akan Covid-19. Hasilnya 63 persen responden setuju, 31 persen meminta tetap dilaksanakan dan sisanya tak mempersoalkan ditunda atau dilanjutkan.

Survei yang melibatkan 210 guru dari seluruh provinsi di Indonesia ini dilaksanakan sebelum DKI Jakarta memutuskan meliburkan sekolah dan menunda Ujian Nasional 2020.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meliburkan kegiatan belajar-mengajar di sekolah selama 2 pekan terhitung sejak 16 Maret 2020. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ujian nasional Virus Corona
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top