Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Epidemi Virus Corona: Indonesia Tambah 13 Kasus, Presiden Portugal Dikarantina

Juru bicara penanganan covid-19 untuk Indonesia Achmad Yurianto memberikan perkembangan terbaru terkait covid-19 di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020)./Bisnis-Muhammad Khadafi
Juru bicara penanganan covid-19 untuk Indonesia Achmad Yurianto memberikan perkembangan terbaru terkait covid-19 di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020)./Bisnis-Muhammad Khadafi

Tambah 13 Kasus

Kasus Virus Corona di Indonesia bertambah menjadi 19 orang pada Senin (9/3/2020) sekitar pukul 17.30 WIB, pemerintah mengumumkan 13 pasien baru, setelah siang tadi diumumkan 6 pasien positif corona.

Seluruh pasien itu sebelumnya telah dinyatakan sebagai suspect atau terduga positif Covid-19. Seperti diberitakan sebelumnya Kementerian Kesehatan mencatat ada 21 suspect, hingga Minggu (8/3/2020)

"Hasil laboratoritum terakhir siang tadi yang merupakan lanjutan dari beberapa hari lalu dengan PCR dan sudah dikonfirmasi dengan genome sequencing, ada bebrapa kasus positif lagi," kata juru bicara penanganan Covid-19 untuk Indonesia Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/3/2020).

Sebanyak dua orang di antaranya adalah warga negara asing. Yuri hanya menyebutkan bahwa WNA itu tidak berasal dari 4 negara yang saat ini telah mendapat pembatasan akses oleh pemerintah Indonesia.

Sementara itu, 6 orang di antara pasien baru tersebut terinfeksi usai melakukan perjalanan dari luar negeri. Yuri tidak menjelaskan lebih rinci mengenai hal tersebut.

Adapun sebelumnya atau hingga Senin (9/3/2020) siang, kasus positif Covid-19 di dalam negeri sebanyak 6 kasus. Semua pasien tengah diisolasi di rumah sakit.

Sebanyak 5 kasus di antaranya saling terkait. Seperti diberitakan sebelumnya, satu di antara pasien diduga tertular dari warga negara Jepang saat menghadiri sebuah acara pesta dansa.

Sementara itu, 1 kasus lainnya, terinfeksi saat menjadi anak buah kapal Diamond Princess. Kapal tersebut sempat disebut sebagai episentrum penyebaran Covid-19.

Menurut Yuri, seluruh pasien saat ini dirawat tanpa gejala kesehatan yang signifikan dan juga tanpa alat bantu kesehatan, seperti selang oksigen dan infus.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Nancy Junita
Editor : Nancy Junita

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper