Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mabes Polri Selidiki Dugaan Korupsi Rumah DP Rp0 Anies

Rumah DP Rp0 yang menjadi program Anies Baswedan diduga bermasalah. Kepolisian memanggil perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut. Dalam surat panggilan, proyek itu diduga terjadi TPPU.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Maret 2020  |  16:47 WIB
Rumah DP Rp0 di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. - JIBI/ Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh
Rumah DP Rp0 di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. - JIBI/ Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh

Bisnis.com, JAKARTA - Mabes Polri tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi pembelian tanah oleh PD Sarana Jaya, Badan Usaha Milik Daerah DKI Jakarta.

"Ya sedang meminta klarifikasi," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono saat dikonfirmasi pada Selasa, 10 Maret 2020.

Lebih lanjut, Argo mengatakan pihaknya telah melayangkan surat panggilan kepada PD Sarana Jaya. Dalam surat panggilan, tertulis pemeriksaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pembelian aset yang dilakukan PD Sarana Jaya pada 2018-2020.

Kasus ini, kata Argo, masih dalam tahap penyelidikan, belum ada tersangka yang ditetapkan. "Masih lidik," ucap dia.

Dalam pemberitaan yang beredar, PD Sarana Jaya dipercaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menangani proyek-proyek pembangunan strategis di lingkungan DKI Jakarta, seperti pengembangan Kawasan Sentra Primer Tanah Abang dan pembangunan rumah hunian.

Sejauh yang diketahui, Sarana Jaya sudah menyiapkan dua lahan untuk membangun rumah DP Rp0 ini, proyek ambisius Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat kampanye 2017 silam. Lokasinya berada di Pondok Kelapa dan Cilangkap Jakarta Timur.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun telah meresmikan ground breaking pembangunan hunian DP Rp 0 Klapa Village, Pondok Kelapa, Cilangkap, Jakarta Timur, pada 2019 lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta rumah anies baswedan

Sumber : Tempo

Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top