Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Prancis Desak Rusia dan Turki Akhiri Peperangan di Suriah

Rusia dan Turki diminta segera mengakhiri peperangan di Suriah. Desakan itu disampaikan Presiden Macron melalui percakapan melalui telepon.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Maret 2020  |  08:45 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron. - Reuters
Presiden Prancis Emmanuel Macron. - Reuters

Bisnis.com, PARIS - Presiden Prancis Emmauel Macron terus melakukan lobi agar peperangan di Suriah segera diakhiri.  

Macron mendesak Rusia dan Turki pada Sabtu untuk mengakhiri permusuhan di Suriah dan sepakat untuk melakukan gencatan senjata yang langgeng, kata kantor kepresidenan.

Macron mengatakan kepada para pemimpin Rusia dan Turki dalam pembicaraan per telepon terpisah bahwa dia "sangat prihatin atas petaka kemanusiaan yang sedang terjadi" yang diakibatkan oleh serangan Suriah dan sekutu-sekutunya di provinsi Idlib.

"Presiden Republik [Prancis] menekankan bahwa penghentian permusuhan secepatnya dibutuhkan dan mengimbau Rusia dan Turki menetapkan gencatan senjata yang tahan lama dan dapat dibuktikan sebagaimana komitmen yang mereka katakan kepada Prancis dan Jerman pada pertemuan puncak empat-arah di Istanbul pada musim gugur 2018," ujar pernyataan kantor kepresidenan Prancis.

Macron juga mengungkapkan solidaritas bersama Turki atas kematian pasukannya belakangan ini di Suriah, dan mendesak Turki untuk bekerja sama dengan Uni Eropa mengenai arus migran.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia krisis suriah turki Emmanuel Macron

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top