Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasukan Kopaska Gelar Pengamanan Pulau Sebaru, Lokasi Karantina Virus Corona

Komando pasukan katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut mengelar operasi pengamanan sekitar Pulau Sebaru kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, wilayah observasi 188 WNI pekerja kapal World Dream.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Februari 2020  |  11:37 WIB
Dansatgas Kopaska Kolone Laut Johan Wahyudi (dua kiri) memberikan arahan kepada seluruh personel sebelum operasi pengamanan laut dilakukan di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jumat (28/2/2020). - Antara/Fauzi Lamboka
Dansatgas Kopaska Kolone Laut Johan Wahyudi (dua kiri) memberikan arahan kepada seluruh personel sebelum operasi pengamanan laut dilakukan di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jumat (28/2/2020). - Antara/Fauzi Lamboka

Bisnis.com, JAKARTA  - Komando pasukan katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut mengelar operasi pengamanan sekitar Pulau Sebaru kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, wilayah observasi 188 WNI pekerja kapal World Dream.

Komandan Satuan Kopaska Koarmada I, Kolonel Laut (P) Johan Wahyudi di dermaga Pulau Lipan, Jumat, mengatakan pengamanan itu dilakukan selama proses observasi berlangsung hingga 14 hari ke depan.

Johan mengatakan patroli itu dilakukan siang dan malam untuk memastikan seluruh keadaan dan lingkungan aman sesuai perintah Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono.

"Kalau ada keadaan yang tidak diinginkan, kita bisa melakukan tindakan secepat mungkin," tegas Johan.

Pantauan Antara, Dansatgas Kopaska Johan Wahyudi memberikan arahan kepada seluruh personel sebelum operasi pengamanan laut dilakukan.

Sesuai dengan jadwal, diperkirakan KRI dr Soeharso-990 yang membawa 188 orang terdiri dari 172 laki-laki dan 16 perempuan WNI ABK World Dream tiba di Pulau Sebaru, Jumat sekitar pukul 14.00 WIB.

Pulau kosong itu memiliki fasilitas klinik rehabilitasi ketergantungan narkoba yang telah dibangun sejak 2008.  Fasilitas yang sekarang tak lagi dipakai itu memiliki delapan bangunan dengan 168 tempat tidur dan bisa ditambah hingga 200.

Selain itu, klinik tersebut juga memiliki fasilitas pendukung lain, seperti dapur, ruang makan, termasuk air dan listrik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Sutarno
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top