Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Badai Dennis Tunda Ratusan Penerbangan di Inggris

Ratusan penerbangan dibatalkan karena Badai Dennis dan banjir besar yang melanda Inggris.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 16 Februari 2020  |  21:38 WIB
ilustrasi
ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Inggris diterjang Badai Dennis yang menyapu dari Atlantik, hanya beberapa hari setelah topan terakhir menghantam negara itu. Ratusan penerbangan dibatalkan dan banjir besar diperkirakan terjadi karena hujan deras.

Menurut otoritas yang mengeluarkan peringatan cuaca buruk, Badai Dennis yang telah menghantam Republik Irlandia, akan membawa hujan yang sangat deras dan angin kencang dari Sabtu hingga Senin, 15-17 Februari 2020.

EasyJet Plc membatalkan 234 penerbangan di seluruh jaringannya pada Sabtu, sebagian besar di London Gatwick, pusat terbesarnya, ditambah 118 pada Senin. Hal itu kemungkinan akan memengaruhi perjalanan lebih dari 50.000 orang.

Otoritas Bandara tersibuk di Eropa, Heathrow di London mengatakan beberapa maskapai penerbangan telah menggabungkan layanan untuk meminimalkan pembatalan di menit-menit terakhir.

Banjir kali ini diperkirakan akan lebih parah dibandingkan dengan Badai Ciara minggu lalu. Sementara di Skotlandia selatan salju yang meleleh akan menambah risiko banjir.

"Dengan Badai Dennis membawa hujan lebat lebih lanjut dan terus-menerus selama akhir pekan, ada risiko dampak signifikan dari banjir, termasuk kerusakan pada properti dan bahaya bagi kehidupan dari air banjir yang mengalir cepat," kata Kepala Meteorologi Steve Willington dilansir Bloomberg, Minggu (16/2/2020).

Pemadaman listrik dan pembatalan untuk layanan kereta api dan bus juga akan dilakukan. Sementara itu, Badan Lingkungan Inggris mengeluarkan 15 peringatan banjir yang membutuhkan tindakan segera, mulai dari Scarborough di Laut Utara hingga Sungai Severn di Inggris barat. Sekitar 800 properti dibanjiri di Inggris saja ketika Ciara melanda.

British Airways membatalkan sekitar 20 layanan keluar dan jumlah kedatangan yang sama pada hari Sabtu, sebagian besar untuk sore hari, ketika hujan di wilayah London diperkirakan paling berat. Pembatalan terbatas untuk layanan Eropa dan sebagian besar penumpang ditawari kesempatan untuk bepergian dengan penerbangan sebelumnya.

"Kami menggabungkan sejumlah kecil penerbangan jarak pendek Heathrow ke tujuan yang sama dan menggunakan pesawat yang lebih besar untuk meminimalkan gangguan," kata pihak berwenang IAG SA.

Situs web National Rail memperingatkan potensi gangguan di semua perusahaan yang mengoperasikan kereta api, dengan pembatasan kecepatan di beberapa daerah dan beberapa perjalanan terputus. ScotRail mengatakan mereka mungkin mengganti kereta dengan bus-bus yang relnya terancam gelombang besar.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris badai
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top