Akibat Wabah Virus Corona, Beasiswa ke China Disetop Sementara

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyatakan pihaknya menghentikan sementara program beasiswa untuk mahasiswa Indonesia yang ingin belajar di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) akibat kasus virus Corona atau COVID-19 tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  16:47 WIB
Akibat Wabah Virus Corona, Beasiswa ke China Disetop Sementara
Beasiswa - ilustrasi

Bisnis.com, PADANG - Wabah virus Corona atau COVID-19 yang semula berjangkit di Kota Wuhan, China, berdampak pada pelaksanaan program beasiswa. 

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyatakan pihaknya menghentikan sementara program beasiswa untuk mahasiswa Indonesia yang ingin belajar di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) akibat kasus virus Corona atau COVID-19 tersebut.

Sekretaris Balitbang SDM Kementerian Kominfo Hariyati saat jumpa pers di Padang, Jumat (14/2/2020), mengatakan pemberhentian ini dilakukan sementara dan untuk beasiswa luar negeri di negara lain tetap dilaksanakan.

“Untuk tahun ini seperti di India dan juga ada kerja sama yang kita buat dengan beberapa perguruan tinggi di kawasan Eropa Timur,” tambah dia.

Hariyati mengemukakan untuk program beasiswa ke China ada di Universitas Shenhua Yang dan University of Beijing. Menurut dia program beasiswa ini sudah dimulai sejak 2017.

“Kita ada dua angkatan yang mengikuti program beasiswa di China ini pada 2017 dan 2018,” ujar Hariyati.

Untuk tahun ini, karena penerimaan mahasiswa bersamaan dengan persoalan virus Corona di China, ada arahan untuk pemberhentian program beasiswa ini.

“Pemerintah juga memulangkan mahasiswa yang belajar di China kembali ke tanah air karena kasus ini,” kata Hariyati.

Hariyati menjelaskan pada mata anggaran 2020 ini, Kementerian Kominfo RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk program beasiswa pascasarjana di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini tentu kita berharap banyak masyarakat yang dapat mengikuti dan mendapatkan fasilitas beasiswa yang ada,” tambah Hariyati.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
virus corona, covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top