Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

China Tunda Rilis Data Perdagangan Hari Ini

Otoritas bea cukai setempat memutuskan untuk menunda dan menyatukannya dengan laporan Februari mendatang mempertimbangkan wabah virus corona (novel coronavirus).
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  17:35 WIB
Suasana di Pelabuhan Lianyungang, Provinsi Jiangsu, China, 8 September 2018. - REUTERS/Stringer
Suasana di Pelabuhan Lianyungang, Provinsi Jiangsu, China, 8 September 2018. - REUTERS/Stringer

Bisnis.com, JAKARTA - Data perdagangan China pada Januari 2020 dijadwalkan akan dirilis hari ini, Jumat (7/2/2020). 

Namun, otoritas bea cukai setempat memutuskan untuk menunda dan menyatukannya dengan laporan Februari mendatang mempertimbangkan wabah virus corona (novel coronavirus).

Dilansir Bloomberg, Biro Statistik Nasional China juga melakukan hal yang sama. Data Februari jatuh tempo pada 7 Maret 2020 dan belum ada pengumuman penundaan untuk rilis mendatang.

Sementara itu, Biro statistik merilis agregat output industri Januari dan Februari, penjualan ritel dan indikator lainnya dalam upaya untuk memperlancar volatilitas yang disebabkan oleh liburan Tahun Baru Imlek.

Banyak perusahaan China tutup selama liburan, yang terjadi pada waktu yang berbeda setiap tahun. Hal ini mempengaruhi konsumsi, produksi dan kegiatan ekonomi lainnya pada interval yang tidak teratur.

Para ekonom memperkirakan bahwa ekspor Januari akan turun 4,2 persen sedangkan impor akan turun 5,8 persen karena tahun baru yang jatuh pada 25 Januari tahun ini. 

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Sementara itu, wabah virus corona yang memburuk di China memaksa pihak berwenang untuk memperpanjang liburan hingga Februari, membuat pabrik-pabrik tutup lebih lama dan kemungkinan mempengaruhi perdagangan bulan ini juga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china virus corona
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top