Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dikaitkan Dengan Kasus Jiwasraya, Ini Jawaban Dato Sri Tahir

Dato Sri Tahir disebut-sebut ada kaitan dengan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) karena unsur kedekatan dengan tersangka Benny Tjokro.
Hendri Tri Widi Asworo
Hendri Tri Widi Asworo - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  16:56 WIB
Pendiri Grup Mayapada Dato Sri Tahir menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Senin (15/10/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Pendiri Grup Mayapada Dato Sri Tahir menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Senin (15/10/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Dato Sri Tahir disebut-sebut ada kaitan dengan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) karena unsur kedekatan dengan tersangka Benny Tjokrosaputro.

Bahkan, taipan pemilik Mayapada Group itu akan dipanggil oleh Panitia Kerja Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Sempat beredar rumors bahwa ada penempatan dana Benny Tjokro di Mayapada Group. Namun, Tahir membantah informasi tersebut.

“Tidak ada dana apapun yang ditempatkan di Mayapada. Alamatnya Jiwasraya di mana saja saya enggak tahu,” ujarnya melalui pesan singkat kepada Bisnis, Jumat (31/1/2020).

Dia mengaku mengenal sosok Benny Tjokro. Bahkan, tersangka kasus korupsi Jiwasraya tersebut adalah nasabah di PT Bank Mayapada Internasional Tbk. Namun, dia membantah menampung dana dari Jiwasraya.

Tahir mengenal Benny karena berteman dengan orang tuanya. Akan tetapi, dia tidak dekat dengan Benny karena beda generasi. “Saya sama dia [Benny] beda generasi. Dia anak muda, saya sudah tua," tegasnya.

Saat ditanya mengenai pemanggilan Panja Komisi VI DPR RI terkait dengan kasus Jiwasraya, Tahir mengaku tidak tahu. Dia pun kembali menekankan tidak ada kaitan dengan perusahaan asuransi pelat merah. “Saya tidak tahu pak.”

Anggota Panja Komisi VI DPR Andre Rosiade sebelumnya menyampaikan bahwa ada wacana untuk memanggil Dato Sri Tahir. Hal itu, sambungnya, masih akan dibahas di internal Panja sebelum dikeluarkan surat pemanggilan untuk mendalami kasus PT Jiwasraya.

“Ini baru wacana dari teman-teman di Panja. Bahwa teman-teman berencana akan mengusulkan untuk menghadirkan Dato Tahir karena kita baca di media sosial dia dikaitkan dengan tersangka Benny Tjokro,” ujar Andre saat dihubungi Bisnis, Jumat (31/1/2020).

Andre mengatakan alasan wacana pemanggilan tersebut adalah untuk mendapatkan informasi yang utuh sekaligus klarifikasi terkait kasus tersebut.

Dia menambahkan, Panja Komisi VI DPR akan segera mengadakan rapat internal terkait dengan rencana pemanggilan Tahir. Rapat akan dilakukan pada Senin atau Selasa pekan depan. Setelah rapat maka akan disesuaikan jadwal anggota Panja dengan pemanggilan Tahir.

Tahir adalah taipan kelahiran Surabaya yang masuk dalam 10 besar daftar orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes pada 2019. Tahir memiliki kekayaan hingga US$4,8 miliar atau setara dengan Rp67,2 triliun (kurs Rp14.000 per dolar AS).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jiwasraya bank mayapada dato sri tahir Benny Tjokrosaputro
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top