Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pimpin Ratas Industri Pertahanan di Jatim, Presiden Jokowi : Investasi Pertahanan Harus Terarah

Menurut Kepala Negara, dalam APBN anggaran belanja pertahanan mencapai sebesar Rp127 triliun. Salah satu tujuannya ialah mengembangkan industri pertahanan, sehingga mampu memenuhi permintaan pasar.
Muhammad Khadafi, Haffiyan
Muhammad Khadafi, Haffiyan - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  14:29 WIB
Presiden Joko Widodo berjalan bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat meninjau kapal selam Alugro-405, Senin (27/1/2020) di Jawa Timur. - Setpres
Presiden Joko Widodo berjalan bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat meninjau kapal selam Alugro-405, Senin (27/1/2020) di Jawa Timur. - Setpres

Kabar24.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo bertolak ke Jawa Timur meninjau  kapal selam Alugro-405, Senin (27/1/2020).

Presiden dan rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 08.15 WIB dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Kapal selam Alugoro merupakan kapal selam ketiga dari batch pertama kerja sama pembangunan kapal selam antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).

Alugoro menjadikan Indonesia satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu membangun kapal selam. 

Setelah itu, Presiden akan menuju hanggar fasilitas produksi kapal selam untuk meninjau panel overhaul kapal selam KRI Cakra-401.

Selain itu, Kepala Negara juga memimpin rapat terbatas tentang kebijakan pengembangan alat utama sistem senjata (alutsista).

Presiden Jokowi menyampaikan keinginannya mendorong program pengembangan alat utama sistem senjata (alutsista) agar dapat memperkuat industri pertahanan, saat memimpin Rapat Terbatas (ratas) pada Senin (27/1/2020).

Menurut Kepala Negara, dalam APBN anggaran belanja pertahanan mencapai sebesar Rp127 triliun. Salah satu tujuannya ialah mengembangkan industri pertahanan, sehingga mampu memenuhi permintaan pasar.

“Oleh karena itu, tata kelolanya industri pertahanan harus terencana, sehingga penyaluran investasi bisa lebih terarah,” paparnya.

Setelah tadi melihat bersama-sama kondisi di lapangan, Presiden mempertegas kembali untuk fokus terhadap pembenahan ekosistem industri pertahanan baik. Hal itu berkaitan dengan fasilitas pembiayaan bagi BUMN klaster industri pertahanan, dan ketersambungan dengan industri komponen baik itu pendukung maupun bahan baku. 

“Termasuk di dalamnya adalah reformasi supply chain dan pengembangan industri lokal untuk mengurangi ketergantungan kita kepada barang-barang impor, juga yang berkaitan dengan peningkatan efisiensi, pembenahan manajemen tata kelola, semuanya,” tuturnya.

Kepala Negara mengakui bahwa dirinya berpengalaman bekerja di pabrik, sehingga dapat melihat bagaimana manajemen dan tata kelola perusahaan. Hal penting lain yang perlu diperhatikan adalah perubahan dari product driven kepada market driven.

“Ini penting sehingga kita bisa memproduksi bukan hanya untuk kepentingan militer, tetapi juga alat-alat pertahanan, tetapi juga menghasilkan produk untuk menghasilkan produk non militer sampai kepada mendorong agar lebih banyak pesanan,” tambahnya.

Setelah ratas orang nomor satu RI ini akan menuju Wahana Ekspresi Poesponegoro, Kabupaten Gresik, untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat. Selepas itu, Presiden akan menuju Bandara Internasional Juanda untuk kemudian lepas landas kembali ke Jakarta.

Turut menyertai Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur antara lain, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan A. Djalil, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Selain itu turut ikut pula Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, serta Staf Khusus Presiden M. Fadjroel Rachman dan Putri Tanjung.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi prabowo subianto industri pertahanan
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top