Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

China Bergegas Tutup Transportasi Umum dan Kuil Saat Imlek Besok

Kasus virus Corona mendorong pemerintah China, khususnya di wilayah Wuhan, Hubei untuk menutup sejumlah titik transportasi umum dan lokasi wisata menjelang perayaan Tahun Baru Imlek pada Sabtu (25/1).
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 24 Januari 2020  |  17:42 WIB
Penumpang yang mengenakan masker terlihat di area menunggu kereta ke Wuhan di Stasiun Kereta Api Barat Beijing, menjelang Tahun Baru Imlek China, di Beijing, 20 Januari 2020. -  REUTERS / Stringer
Penumpang yang mengenakan masker terlihat di area menunggu kereta ke Wuhan di Stasiun Kereta Api Barat Beijing, menjelang Tahun Baru Imlek China, di Beijing, 20 Januari 2020. - REUTERS / Stringer

Bisnis.com JAKARTA -- China menangguhkan transportasi umum di 10 kota, menutup kuil selama Tahun Baru Imlek, dan bergegas membangun sebuah rumah sakit untuk memfasilitasi pasien Corona.

Dikutip dari Reuters, Jumat (24/1), aksi itu mendorong taman hiburan Shanghai Disneyland tutup mulai Sabtu (25/1) hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan virus corona sebagai keadaan darurat bagi China pada Kamis lalu.

Sementara kasus kematian telah terjadi di China, virus tersebut juga telah terdeteksi di Thailand, Vietnam, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat. Adapun Inggris juga terindikasi kuat menemukan kasus Corona. 

Di stasiun kereta api di pusat kota Wuhan, China, di mana wabah dimulai bulan lalu, diketahui masih ada banyak calon penumpang yang mengambil risiko kembali ke rumah.

“Pilihan apa yang saya miliki? Ini Tahun Baru Imlek. Kami harus melihat keluarga kami,” kata Hu, pelancong yang datang.

Wuhan merupakan kota berpenduduk 11 juta orang yang terletak di dekat Huanggang. Keduanya benar-benar terkunci. Sebagian besar stasiun kereta ditutup, penerbangan ditangguhkan dan terdapat pos pemeriksaan di jalan-jalan utama masuk dan keluar.

Pada hari ini, sekitar 10 orang turun dari kereta berkecepatan tinggi asal Wuhan, tetapi tidak ada penumpang yang naik kembali.

Hingga Kamis (23/1), terdapat 830 kasus yang dikonfirmasi dan 25 orang telah meninggal, Komisi Kesehatan Nasional.

"Saya tidak takut. Saya percaya pemerintah. Saya harus bersama keluarga saya,” kata seorang penumpang sambil menyeret dua koper besar keluar dari stasiun. Dia menolak untuk menyebutkan namanya.

Wuhan sedang membangun rumah sakit 1.000 tempat tidur untuk orang yang terinfeksi. Rencananya, kasur ini akan siap pada hari Senin depan. 

Penutupan Kuil

Harian Hubei (Provinsi tempat Wuhan berada) mengabarkan sebanyak 10 kota di Hubei telah menangguhkan beberapa transportasi.

Di kota Zhijiang, semua tempat umum telah ditutup kecuali rumah sakit, beberapa pasar, pompa bensin dan apotek.

Beberapa kuil terkenal juga telah ditutup, termasuk Kuil Lama Beijing. Beijing juga membatalkan dua pameran kuil Tahun Baru Imlek dan menutup Kota Terlarang, objek wisata paling terkenal.

Shanghai Disneyland akan ditutup mulai Sabtu. Taman hiburan ini memiliki kapasitas 100.000 pengunjung harian. Padahal Imlek tahun lalu, tiket masuk terjual habis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona china imlek
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top