Kemenkes Siaga I Virus Corona, Terawan : Tidak Usah Khawatir

Pemerintah mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir menyikapi isu penyebaran virus corona tipe baru dari Wuhan China.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 24 Januari 2020  |  14:49 WIB
Kemenkes Siaga I Virus Corona, Terawan : Tidak Usah Khawatir
Sejumlah karyawan menggunakan masker saat keluar dari gedung BRI 2, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Menteri Kesehatan Terawan Agusputranto memastikan bahwa pasien yang diduga terjangkit virus korona atau novel coronavirus (nCov) di gedung BRI 2 hanya menderita sakit tenggorokan biasa. - ANTARA FOTO/Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir menyikapi isu penyebaran virus corona tipe baru dari Wuhan China.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan jajarannya kini siaga satu dalam hal mengantisipasi virus corona tipe baru masuk ke Indonesia.

“Aku akan cek semua termasuk pintu-pintu masuk negara,” katanya dikutip dari berita berita Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, Jumat (24/1/2020).

“Kita udah siaga satu ini, nggak ada tidurnya, jadi tenang. Saya bekerja membantu masyarakat untuk tidak usah khawatir,'' imbuhnya.

Sebelumnya beredar kabar ada seorang karyawan Huawei yang diduga tertular Novel Corona Virus usai datang dari China.

Terawan langsung meninjau lokasi kejadian yang terletak di Gedung BRI lantai 19, Jakarta pada Kamis (23/1/2020).

Dalam keterangannya, Menkes mengatakan bahwa karyawan yang diduga terinfeksi nCov telah dibawa ke rumah sakit.

Namun, setelah diperiksa lebih lanjut dipastikan bahwa hasilnya negatif. Yang bersangkutan hanya mengalami flu biasa.

''Tidak terjadi apa-apa dan sudah dipastikan dia hanya sakit radang tenggorokan biasa. Pasien sudah dicek dan Dinas Kesehatan juga telah memberikan laporan ke saya,'' kata Terawan.

Dia menambahkan bahwa peninjauan tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan serta kewaspadaan Kementerian Kesehatan selaku leading sektor bidang kesehatan dalam mengantisipasi menyebarnya virus baru tersebut di Indonesia.

Dengan adanya pemberitaan tersebut, Menkes meminta semua pihak untuk berhati-hati dalam memberikan pernyataan. Jangan sampai melebihi batas kewenangan yang ada.

Ia ingin setiap informasi yang beredar dipastikan dulu kebenarannya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan dengan baik.

Jangan sampai apa yang disebarluaskan hanya berdasarkan asumsi belaka tanpa disertai bukti yang jelas sehingga menyebabkan kegaduhan di masyarakat.

''Itu kan bukan kapasitasnya untuk mengemukakan seputar virus dan sebagainya, kan kapasitasnya Menteri Kesehatan,” ujar Menkes.

'Saya begitu dapat berita langsung saya cek, terjadi dimanapun saya akan pantau. Percayalah, pemerintah berdiri untuk menjaga kepentingan semua rakyat,'' pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenkes, virus corona

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top