Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasangan Ini Bagi Harta Gono Gini Karya Seni Perupa Legendaris

Pembagian harta gono-gini yang kerap menjadi buntut sebuah perceraian biasanya berbentuk uang, rumah, tanah, kendaraan, atau perhiasan karena nilainya yang besar.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 16 Januari 2020  |  23:05 WIB
Ilustrasi perceraian - divorce/online.co.uk
Ilustrasi perceraian - divorce/online.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Pembagian harta gono-gini yang kerap menjadi buntut sebuah perceraian biasanya berbentuk uang, rumah, tanah, kendaraan, atau perhiasan karena nilainya yang besar.

Namun, untuk perceraian pasangan Harry dan Linda Macklowe, harta gono-gini justru berwujud karya seni dari para perupa legendaris dunia seperti Pablo Picasso, Andy Warhol, Willem de Kooning, dan Mark Rothko.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (16/1/2020), Hakim Pengadilan Tinggi Negara Bagian New York pun meminta pasangan ini untuk menjual seluruh karya seni mereka karena tidak sependapat tentang berapa nilainya.

Jadi, rumah lelang Sotheby, Christie dan Phillips pun diundang untuk mengajukan proposal guna menjual koleksi pasangan pengusaha real estate tersebut.

Salah satu karya seni milik pasangan ini adalah lukisan "Nine Marilyns" karya Andy Warhol. Menurut dokumen pengadilan, nilainya diperkirakan mencapai US$50 juta.

Namun sayangnya nilai dari lusinan karya lainnya tidak dapat ditentukan karena perbedaan penilaian yang diajukan oleh masing-masing pasangan.

Jika ditaksir, nilai dari seluruh karya seni tersebut mencapai US$700 juta atau Rp9,5 triliun. Hanya saja, dengan kondisi pasar karya seni yang tengah lesu, diprediksi seluruh karya seni tersebut akan sulit terjual dalam waktu cepat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kasus perceraian
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top