Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengacara Benny Tjokro Sebut Kliennya Tak Terlibat Korupsi Jiwasraya

Benny Tjokrosaputro selaku Komisaris Utama PT Hanson International Tbk telah ditetapkan sebagai tersangka Kejaksaan Agung atas dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  21:22 WIB
Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro berjalan meninggalkan gedung bundar Kejaksaan Agung usai diperiksa sebagai saksi di Jakarta, Senin (6/1/2020). - ANTARA / Nova Wahyudi
Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro berjalan meninggalkan gedung bundar Kejaksaan Agung usai diperiksa sebagai saksi di Jakarta, Senin (6/1/2020). - ANTARA / Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA – Penasihat hukum dari tersangka Benny Tjokrosaputro, Muchtar Arifin mengaku pihaknya belum mengetahui alasan tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan dan menahan kliennya.

Benny Tjokrosaputro selaku Komisaris Utama PT Hanson International Tbk telah ditetapkan sebagai tersangka Kejaksaan Agung atas dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Muchtar memastikan bahwa kliennya sama sekali tidak terlibat dalam perkara korupsi yang diduga telah menghilangkan uang negara sebesar Rp13,7 triliun tersebut.

“Klien saya itu tidak ada perannya dalam kasus ini dan tidak terlibat,” tuturnya, Selasa (14/1).

Dia menjelaskan bahwa PT Hanson International merupakan perusahaan terbuka di mana siapapun boleh berurusan dengannya. Selain itu, menurut Muchtar, PT Hanson International tersebut juga sudah terdaftar resmi di BEI sehingga tidak ada masalah gagal bayar.

“Yang gagal bayar siapa, tidak ada itu yang gagal bayar. Perusahaan ini sehat, kok, dan masih jalan terus di BEI,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jiwasraya
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top