Minta Madrasah Ajarkan Bahasa China, Begini Penjelasan Menteri Agama

Penguasaan bahasa asing termasuk bahasa China di sekolah dalam naungan Kementerian Agama sebagai upaya meningkatkan kompetensi siswa didik.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 10 Januari 2020  |  10:03 WIB
Minta Madrasah Ajarkan Bahasa China, Begini Penjelasan Menteri Agama
Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi - Kemenag.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Penguasaan bahasa asing termasuk bahasa China di sekolah dalam naungan Kementerian Agama bertujuan sebagai upaya meningkatkan kompetensi siswa didik.

Menteri Agama Fachrul Razi menuturkan saat ini dunia kerja penuh persaingan. Peningkatan keterampilan individu termasuk bahasa akan memberikan nilai tambah.

Untuk itu bahasa China perlu didorong penguasaannya karena negeri tirai bambu itu merupakan salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

"Kalau kita tamatan sekolah tapi tidak bisa bersaing memperoleh lapangan kerja, kita mikir dong kurangnya di mana ya. Ternyata yang dibutuhkan bahasa hingga teknologi informasi," kata Fachrul di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Menurutnya, penambahan pilihan mata pelajaran bahasa dalam sekolah di tingkat Madrasah Aliyah merupakan realitas yang harus dihadapi. Madrasah Aliyah adalah sekolah di bawah Kementerian Agama setingkat SMA.

"Tapi urutannya paling tinggi tetap [penguasaan] bahasa Arab, kemudian bahasa Inggris, bahasa China selanjutnya Korea, dan jepang," katanya.

Fachrul yang juga Mantan Wakil Panglima TNI ini menyebutkan saat ini telah banyak sekolah yang mengajarkan siswanya bahasa China untuk meningkatkan nilai tambah.

"Banyak sekolah sudah melakukan. Kemarin di Kendal [Jawa Tengah] sudah mulai, pesantren pakai bahasa China. Jadi anak-anak [lulusan pesantren] siap bersaing di Indonesia dan dunia. [Siswa lulusan sekolah agama] tidak boleh kalah dengan yang lain," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
china, menteri agama, madrasah

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top