Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Jiwasraya: Eks Dirut Hendrisman Rahim dan Sejumlah Pejabat Diperiksa Kejagung

Kejaksaan Agung (Kejagung) periksa mantan Direktur Utama PT Jiwasraya Hendrisman Rahim terkait dugaan tindak pidana korupsi yang diduga merugikan keuangan negara Rp13,7 triliun.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 09 Januari 2020  |  14:02 WIB
Adi Toegarisman, Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus. - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi
Adi Toegarisman, Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus. - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi
Bisnis.comJAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) periksa mantan Direktur Utama PT Jiwasraya Hendrisman Rahim terkait dugaan tindak pidana korupsi yang diduga merugikan keuangan negara Rp13,7 triliun.
 
Selain Hendrisman Rahim, beberapa eks pejabat PT Jiwasraya juga diperiksa seperti eks Direktur Pemasaran PT Jiwasraya De Yong Adrian, mantan Kepala Divisi SDM PT Jiwasraya Udhi Prasetyanto, mantan Direktur SDM dan Kepatuhan PT Jiwasraya Muhammad Zamkhani.
 
Selain itu, turut juga diperiksa Bambang Harsono-Bancasurrance Sales Manager PT Jiwasraya, dan Eks Kepala Divisi SDM PT Jiwasraya Novi Rahmi.
 
"Hari ini kita periksa enam orang saksi. Seharusnya hari ini tujuh orang saksi yang diperiksa, tetapi satu orang tidak hadir," tutur Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus pada Kejagung, Adi Toegarisman, Kamis (9/1/2020).
 
Adi belum menjelaskan siapa saksi yang mangkir dari panggilan tim penyidik hari ini. Namun, dia memastikan tim penyidik bakal menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap saksi yang mangkir tersebut.
 
"Nanti saya cek dulu siapa yang tidak hadir hari ini ya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jiwasraya
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top