Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

OTT Wahyu Setiawan, Sejumlah Valuta Asing Diamankan KPK

Hanya saja, Ali belum menjelaskan lebih jauh berapa total jumlah uang yang diamankan petugas KPK tersebut. Dia mengaku bahwa hal itu masih dalam tahap penghitungan.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 09 Januari 2020  |  13:57 WIB
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan/JIBI - BISNIS/Jaffry Prabu Prakoso
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan/JIBI - BISNIS/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti berupa uang valuta asing dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

"Barang bukti berupa uang mata uang asing," ujar Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam pesan singkat, Kamis, (9/1/2020).

Hanya saja, Ali belum menjelaskan lebih jauh berapa total jumlah uang yang diamankan petugas KPK tersebut. Dia mengaku bahwa hal itu masih dalam tahap penghitungan.

"Mengenai jumlah pastinya penyelidik masih menghitungnya dengan mengnonfirmasi pihak-pihak terperiksa," kata Ali.

Saat ini, penyelidik masih memeriksa delapan orang dalam OTT Wahyu Setiawan yang digelar pada Rabu (8/1/2020).

Pemeriksaan delapan orang itu menyusul perkembangan dalam pemeriksaan setelah sebelumnya penyelidik hanya memeriksa empat orang sejak malam tadi.

"Saat ini sudah ada 8 orang yang diperiksa. Tim lidik masih bekerja," ujar Ali.

Hanya saja, Ali belum memerinci lebih jauh unsur mana saja yang diperiksa selain Wahyu Setiawan. Begitu juga dengan dugaan salah satu anggota DPR dari Fraksi PDIP.

Namun demikian, sumber aparat penegak hukum di KPK menyatakan jika dugaan suap terkait dengan pergantian antar waktu (PAW) di DPR.

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Saat ini, status delapan orang tersebut masih terperiksa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top