Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemkominfo: Januari-November 2019, 1,5 Juta Situs dan Akun Porno Telah Diblokir

JAKARTA--Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengaku telah memblokir sebanyak 1,5 juta situs dan akun media sosial mengandung unsur pornografi sejak Januari-November 2019.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 26 Desember 2019  |  16:21 WIB
Ilustrasi video porno - Antara
Ilustrasi video porno - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengaku telah memblokir sebanyak 1,5 juta situs dan akun media sosial mengandung unsur pornografi sejak Januari-November 2019.
 
Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu mengungkapkan bahwa pemblokiran tersebut dilakukan Pemerintah dalam upaya memerangi konten berbau pornografi dan asusila di dunia maya.
 
Pria yang akrab disapa Nando itu juga memastikan bahwa Pemerintah tidak akan berhenti melakukan sweeping konten berbau pornografi dan asusila di media sosial.
 
"Sejak Januari-November 2019, kami sudah blokir lebih dari 1,5 juta situs dan akun media sosial yang mengandung konten pornografi," tuturnya, Kamis (26/12).
 
Dia menegaskan bahwa pihaknya akan berupaya untuk terus memblokir konten berbau pornografi di media sosial. Seluruh pelaku yang terlibat, menurut Nando, akan dijerat dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.
 
"Kami mengingatkan kembali warganet agar tidak mendistribusikan dan mentransmisikan konten yang bermuatan kesusialaan dan pornografi," kata Nando.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pornografi
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top