Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kaleidoskop 2019: Pekerjaan Rumah Melawan Terorisme, Ujaran Kebencian, dan Korupsi

Tahun 2019 segera berlalu. Namun, masih ada segudang persoalan yang harus diselesaikan pemerintah, termasuk dalam bidang pertahanan dan keamanan.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 22 Desember 2019  |  08:52 WIB
Tim Densus 88 Mabes Polri berjaga saat penggeledahan barang bukti milik terduga teroris, di sebuah kios aksesoris ponsel, Jalan KH Mochtar Tabrani, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019). - ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Tim Densus 88 Mabes Polri berjaga saat penggeledahan barang bukti milik terduga teroris, di sebuah kios aksesoris ponsel, Jalan KH Mochtar Tabrani, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019). - ANTARA FOTO/Risky Andrianto

Bisnis.com, JAKARTA — Tahun 2019 tak hanya menjadi Tahun Politik, karena aksi terorisme serta berbagai isu pertahanan dan keamanan lainnya masih terus muncul.

Ledakan bom kembali terjadi. Dalam dua peristiwa terpisah di Sumatra Utara, bom meledak di rumah terduga teroris Abu Hamzah pada Maret dan di Polrestabes Medan pada November.

Serangkaian aksi unjuk rasa pun terjadi di berbagai daerah dan terkait beberapa isu. Salah satu isu utama adalah penentangan terhadap hasil Pemilu 2019 pada Mei dan penolakan atas revisi UU Nomor 30 Tahun 2012 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pemerintah juga masih memiliki pekerjaan rumah dalam menyelesaikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Meski peristiwa tersebut sudah berlangsung lebih dari 2 tahun lalu, tapi hingga kini belum ada kejelasan terkait siapa yang bertanggung jawab.

Berikut kaleidoskop atas berbagai peristiwa nasional yang berlangsung pada 2019, seperti dirangkum Bisnis:

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

terorisme Kaleidoskop
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top