Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MUI Imbau Umat Muslim Tidak Ikut Reuni 212. Ini Alasannya

Ketua pada Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI, Cholil Nafis menilai acara Reuni Alumni 212 bermuatan politis yang digerakkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan segelintir orang.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 26 November 2019  |  09:29 WIB
Foto aerial ribuan umat Islam melakukan dzikir dan doa bersama di kawasan Bundaran Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (2/12). - Antara/Sigid Kurniawan
Foto aerial ribuan umat Islam melakukan dzikir dan doa bersama di kawasan Bundaran Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (2/12). - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta seluruh umat muslim tidak mengikuti acara Reuni Alumni 212 yang akan digelar pada 2 Desember 2019 nanti.

Ketua pada Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI, Cholil Nafis menilai acara Reuni Alumni 212 bermuatan politis yang digerakkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan segelintir orang. Menurutnya, aktivitas 212 itu juga identik dengan kasus hukum yang sempat menjerat eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

“Ketika kita bicara Reuni 221 itu kan sarat dengan politis dan hukum ya. Kalau masalah hukumnya kan sudah selesai, orangnya juga sudah menjalani proses hukuman. Mari kita rekonsiliasi,” tuturnya kepada Bisnis, Selasa (26/11).

Dia menyarankan agar aktivitas Reuni 212 tersebut diganti dengan kegiatan Maulid Nabi yang boleh dihadiri oleh umat muslim. Menurut Cholil, Maulid Nabi identik dengan perayaan menyambut hari lahir Nabi Muhammad SAW.

“Sebaiknya diganti jadi Maulid Nabi untuk ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Itu lebih baik,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

AKSI 212
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top