Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang HUT OPM, Polri Petakan Daerah Rawan Konflik

Polri mengaku tengah melakukan kajian intelijen untuk memetakan kerawanan di wilayah Papua jelang HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember 2019.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 November 2019  |  17:43 WIB
Kelompok Papua Merdeka - Twitter / @FreePapua
Kelompok Papua Merdeka - Twitter / @FreePapua
Bisnis.com, JAKARTA--Polri mengaku tengah melakukan kajian intelijen untuk memetakan kerawanan di wilayah Papua jelang HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember 2019i.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan kajian intelijen itu tidak hanya untuk mendeteksi titik kerawanan jelang HUT OPM, tetapi juga untuk memutuskan ada atau tidaknya penambahan jumlah personil di wilayah Papua.
 
Menurutnya, hingga saat ini sudah ada sebanyak 6.000 personil TNI-Polri yang berjaga di wilayah Papua untuk mengantisipasi setiap gangguan keamanan di wilayah Papua.
 
"Jadi masih dikaji oleh Intelijen ya. Kalau dirasa pengamanannya kurang, Polda Papua akan kirim surat ke Mabes Polri untuk memberikan bantuan," tuturnya Jumat (22/11).
 
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya tersebut menjelaskan Polri dan TNI masih membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, agama dan adat setempat untuk mencegah terjadi konflik saat HUT OPM berlangsung pada 1 Desember 2019 nanti.
 
"Kami masih melakukan komunikasi intensif ya dengan para tokoh di Papua saja. Kami gelorakan terus bahwa Papua merupakan bagian dari NKRI," katanya.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

opm organisasi papua merdeka
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top