Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polri Selidiki Anggota yang Pamer Kekayaan di Media Sosial

Polri telah mengerahkan Tim IT untuk menyelidiki seluruh anggotanya yang terbukti memamerkan harta kekayaan di media sosial.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 21 November 2019  |  14:32 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal. - Antara
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal. - Antara
Bisnis.com, JAKARTA--Polri telah mengerahkan Tim IT untuk menyelidiki seluruh anggotanya yang terbukti memamerkan harta kekayaan di media sosial.
 
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal mengungkapkan bahwa pihaknya tidak serta merta langsung memberikan sanksi kepada para anggotanya yang memamerkan kekayaan di media sosial.
Namun, harus melalui tahapan penyelidikan terlebih dulu untuk membuktikan pelanggarannya.
 
"Karena di media sosial itu kan bisa saja fake atau hoaks, makanya nanti Tim IT akan investigasi dulu dan menyelidiki hal itu," tuturnya, Kamis (21/11).
 
Iqbal juga menjelaskan jika ada anggota Polri yang terbukti melanggar Surat Telegram (ST) bernomor: ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM, maka akan segera diproses oleh Divisi Propam Polri.
 
"Prinsipnya kalau ada yang melanggar dan terbukti dengan sengaja di media sosial," katanya.
 
Larangan pamer barang mewah terhadap anggota Polri tersebut, tertuang dalam Surat Telegram (ST) bernomor: ST/30/XI/HUM.3.4/2019 /DIVPROPAM. 
 
Dalam surat telegram tersebut, Kapolri meminta jajarannya untuk bersikap sederhana dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih.
 
Tidak hanya personel polisi, pegawai negeri di lingkungan Polri juga turut diminta untuk bersikap antikorupsi dan menerapkan pola hidup sederhana, dalam rangka mewujudkan pegawai negeri yang profesional dan bersih.
 
Namun secara khusus, aturan itu diberlakukan bagi perwira tinggi dan perwira menengah Polri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri Medsos
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top