Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dua Kasus Rizieq Shihab Ini Sudah SP3

Polisi telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) untuk dua perkara Pendiri Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 11 November 2019  |  18:21 WIB
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab (kanan) memasuki ruang sidang ke-12 perkara penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok),di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (28/2). - Antara/Ramdani
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab (kanan) memasuki ruang sidang ke-12 perkara penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok),di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (28/2). - Antara/Ramdani

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) untuk dua perkara Pendiri Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya.

Sekretaris Umum FPI, Munarman mengungkapkan bahwa SP3 itu sudah lama diterbitkan tim penyidik Polda Jawa Barat terkait kasus dugaan penghinaan Pancasila dan perkara chat pornografi di Polda Metro Jaya. Namun, Munarman tidak memberikan alasan detail penerbitan SP3 oleh tim penyidik dari Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya tersebut.

"Yang jelas, kita sudah terima SP3 dua kasus itu. Alasannya apa, ya baca saja di SP3-nya langsung," tuturnya, Senin (11/11/2019).

Menurut Munarman, untuk perkara lainnya, Rizieq Shihab hanya berstatus sebagai terlapor, sebatas dimintai klarifikasi atas laporan orang lain. Namun, tidak ada perkara lain yang menetapkan Pendiri FPI itu sebagai tersangka.

"Yang lain memang belum ada yang beliau status sebagai tersangka, yang tersangka cuma dua kasus itu saja," katanya.

Dia juga membantah ada puluhan kasus yang akan menjerat Rizieq Shihab sebagai tersangka, setelah lolos dari dua perkara tersebut. Kendati demikian, menurut Munarman, dirinya siap memberi bantuan hukum jika memang dibutuhkan dalam setiap kasus yang menjerat Pendiri FPI tersebut.

"Jadi beliau sudah tidak ada perkara. Tidak ada kasus lagi. Jadi diharapkan dengan klarifikasi hari ini, tidak ada lagi buzzer-buzzer yang buta info yang menyatakan Habib Rizieq terlibat hukum," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

habib rizieq
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top