Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perintah Pertama Jokowi ke Prabowo: Jangan Korupsi!

Presiden Joko Widodo menarik dua kader Partai Gerindra menjadi pembantunya di Kabinet Indonesia Maju. Dua politisi Gerindra itu adalah Edhy Prabowo dan Prabowo Subianto. Keduanya menjadi lawan Jokowi pada pemilu 2019.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 11 November 2019  |  10:44 WIB
 Menteri Pertahanan Prabowo Subianto - Antara
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menarik dua kader Partai Gerindra menjadi pembantunya di Kabinet Indonesia Maju. Dua politisi Gerindra itu adalah Edhy Prabowo dan Prabowo Subianto. Keduanya menjadi lawan  Jokowi pada pemilu 2019.

Prabowo yang diminta menjadi menteri pertahanan mengungkapkan pengalaman pertama di sidang kabinet perdana. Dia senang meski ada cibiran.

“Orang mau ngomong apa. Saya pernah rival, begini, begini. Saya tidak suka kita bermusuhan. Saya tidak suka saling jelek-jelekkan,” katanya melalui rekaman video yang beredar di Instagram yang dikutip Bisnis.com, Senin (11/11/2019).

Prabowo kemudian menceritakan perintah yang diminta Jokowi kepadanya. Itu adalah permintaan Presiden yang akan dia laksanakan.

“Jadi sidang pertama yang dipimpin Pak Jokowi, saya senang karena dapat petunjuk pertama. Petunjuk pertama saya jangan korupsi,” jelasnya. 

Kementerian yang dipegang Prabowo diketahui memegang anggaran terbesar. Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2020, Kementerian Pertahanan mendapat alokasi Rp131,2 triliun. 

Tentu instruksi Jokowi bakal Prabowo pegang teguh dan lakukan.

“Pokoknya perintah Presiden, panglima tertinggi saya untuk jangan korupsi. Perintah yang paling saya suka,” ucapnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prabowo subianto Presiden Joko Widodo
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top