Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BMKG : Potensi Penyebaran Asap Karhutla Masih Tinggi, Masyarakat Diimbau Waspada

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika meminta masyarakat tetap mewaspadai sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan, khususnya di beberapa wilayah Sumatra dan Kalimantan.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 15 Oktober 2019  |  10:37 WIB
BMKG : Potensi Penyebaran Asap Karhutla Masih Tinggi, Masyarakat Diimbau Waspada
Foto udara kawasan kota Palembang yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (14/10/2019). - ANTARA/Nathan.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika meminta masyarakat tetap mewaspadai sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan, khususnya di beberapa wilayah Sumatra dan Kalimantan.

Berdasarkan pantauan satelit Modis (Terra Aqua), Suomi NPP, dan NOAA-20 selama 8 Oktober 2019 – 14 Oktober 2019, sejak tanggal 9 Oktober 2019  BMKG mendeteksi adanya peningkatan jumlah titik panas di beberapa wilayah Indonesia yang saat ini tercatat sebesar 1.547 titik.

“Titik panas tersebut khususnya muncul di wilayah  Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Jambi dan Kalimantan Timur, sedangkan jumlah titik panas di Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat cenderung menurun,” kata Mulyono Rahardi Prabowo, Deputi Metereologi BMKG, dikutip dari setkab.go.id, Selasa (15/10/2019).

Data pantauan citra Himawari-8 dan potensi angin bergerak ke arah barat daya menunjukkan sebaran asap dari jumlah titik hotspot ini cenderung meluas di Sumatra Selatan, Bengkulu, Jambi, Riau, Sumatra Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Ia menambahkan meski di beberapa wilayah Sumatra dan kalimantan sudah mulai turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, masyarakat masih harus mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BMKG, lanjut Mulyono, berperan aktif bersama TNI, BPPT dan BNPB pada upaya peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di daerah terjadinya karhutla dengan melakukan kegiatan teknologi modifikasi cuaca yang dilaksanakan di Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

“BMKG mengimbau masyarakat yang berdomisili atau sedang berada di wilayah dekat dengan karhutla untuk selalu mewaspadai untuk selalu berhati-hati akan adanya potensi sebaran asap,” tegas Mulyono.

Masyarakat dapat memperoleh informasi cuaca terkini melalui layanan 24 jam di call center 021-6546315/18 atau melalui http://www.bmkg.go.id,  dengan follow @infobmkg, juga dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kabut Asap Karhutla
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top