Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Surya Paloh Persilakan Gerindra Masuk Kabinet Jokowi-Amin

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tak keberatan bila Presiden Joko Widodo mengajak Partai Gerindra masuk ke dalam kabinetnya.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 12 Oktober 2019  |  14:13 WIB
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (tengah) melambaikan tangan sebelum memasuki ruang pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (1/10/2019). - Antara
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (tengah) melambaikan tangan sebelum memasuki ruang pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (1/10/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tak keberatan bila Presiden Joko Widodo mengajak Partai Gerindra masuk ke dalam kabinetnya.

Paloh menegaskan bahwa hal itu merupakan hak prerogatif presiden.

"Jika Presiden menganggap itu perlu dalam kepemimpinanya, silakan. Kan presiden yang menentukan, beliau memiliki hak prerogratif dalam menyusun kabinetnya," kata Paloh di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Paloh mengatakan NasDem menyerahkan sepenuhnya pembentukan kabinet kepada Jokowi. Ia mengatakan partai mendukung Jokowi dalam Pemilihan Presiden 2019 tanpa syarat.

"Enggak masalah bagi Nasdem, ada di kabinet boleh, enggak ada di kabinet juga tidak apa-apa, dukungan pada Pak Jokowi tetap jalan," kata dia.

Sebelumnya, wacana Gerindra bergabung ke dalam kabinet mencuat setelah Jokowi bertemu Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta pada 11 Oktober 2019. Di depan Jokowi, Prabowo menyatakan siap bergabung dengan koalisi pemerintah jika diperlukan.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ini mengklaim mengedepankan persatuan kendati sebelumnya bersaing dengan Jokowi di pemilihan presiden.

Sehari sebelumnya, Jokowi juga bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam pertemuan itu, Jokowi mengaku membahas kemungkinan Demokrat masuk ke kabinetnya di periode kedua. Namun, Jokowi mengatakan belum sampai sebuah keputusan. Adapun SBY tidak memberikan keterangan mengenai pertemuan itu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surya paloh gerindra

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top