Pemkab Lanny Jaya Jamin Keamanan Dokter dan Tenaga Medis

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menegaskan jamunan keamanan bagi tenaga medis dan dokter di wilayah itu menyusul maraknya demonstrasi berujung kerusuhan di Papua.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 September 2019  |  02:00 WIB
Pemkab Lanny Jaya Jamin Keamanan Dokter dan Tenaga Medis
Warga mengungsi di Mapolres Jayawijaya saat terjadi aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019). - ANTARA/Marius Wonyewun

Bisnis.com, JAYAPURA  - Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menegaskan jamunan keamanan bagi tenaga medis dan dokter di wilayah itu menyusul maraknya demonstrasi berujung kerusuhan di Papua.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Christian Sohilait, mengatakan mereka menjamin keamanan tenaga kesehatan baik dokter maupunn perawat dan tenaga penunjang lainnya yang bertugas di sana menyusul demonstrasi berujung kerusuhan dan kekerasan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (23/9/2019).

Kabupaten Lanny Jaya adalah salah satu kabupaten yang berdekatan dengan Wamena. Perjalanan darat dari Lanny Jaya ke Wamena ditempuh dalam waktu sekitar tiga jam lebih.

Kepada Antara melalui telepon seluler dari Jayapura, Sabtu malam (28/9/2019), dia mengatakan mereka sudah mengimbau kepada warga setempat bersama TNI dan polisi yang bertugas di situ agar menjaga keamanan tenaga kesehatan baik tenaga dokter maupun perawat.

Ia  menjelaskan, di Lanny Jaya itu ada tiga dokter spesialis dan delapan dokter umum yang bertugas di RSUD Tiom. Kemudian di Puskesmas ada tiga dokter umum.

"Dari tiga dokter spesialis ini, satu di antaranya memang diminta untuk membantu layanan kesehatan di Wamena karena mereka tidak punya dokter bedah. Jadi kami bantu untuk menangani korban kerusuhan di Wamena ini," ujarnya Sabtu (28/9/2019) seperti dilaporkan Antara.

Lanjut dia, satu dokter spesialis penyakit dalam sementara berada di Lombok karena cuti namun mau masuk lagi ke Papua tetapi kerusuhan pecah di Wamena. Kemudian, dokter spesialis yang satu lagi yaitu dokter spesialis kandungan, beberapa waktu ini masih berada di Surabaya.

"Sedangkan tiga dokter umum di puskesmas ini satu di antaranya lagi keluar dari Lanny Jaya karena ada urusan, sementara duanya masih tetap bertugas di puskesmas," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua, kerusuhan

Sumber : Antara

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top