Hoaks dan Informasi Menyesatkan Serang Pikiran, Begini Cara Melawannya

Peredaran hoaks dan informasi menyesatkan diyakini sebagai upaya untuk menyerang pikiran. Oleh karena itu, cara melawannya pun harus dengan cara yang mirip.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 September 2019  |  17:50 WIB
Hoaks dan Informasi Menyesatkan Serang Pikiran, Begini Cara Melawannya
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Peredaran hoaks dan informasi menyesatkan diyakini sebagai upaya untuk menyerang pikiran. Oleh karena itu, cara melawannya pun harus dengan cara yang mirip.

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian menegaskan hoaks dan informasi menyesatkan sebenarnya menyerang pikiran sehingga harus dilawan juga dengan pikiran.

"Yang penting adalah masyarakat kita. Yang diserang itu kan pikiran, dengan hoaks-hoaks segala macam," kata Hinsa, usai pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BSSN, di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Untuk itulah, kata Hinsa, melawan hoaks juga harus dengan pikiran dan akal sehat yang selama ini sudah dibekali dengan pengetahuan, ditambah tata krama, sopan santun, dan sebagainya.

Dengan bekal itu, ia mengatakan masyarakat tidak akan langsung percaya begitu saja ketika mendapatkan informasi sehingga tidak mudah dibohongi berita-berita hoaks.

"Hoaks, sebenarnya itu sangat kembali kepada masyarakat kita supaya lebih cerdas, dalam hal menanggapi sesuatu informasi yang belum tentu kebenarannya," kata Hinsa.

Hinsa melihat masyarakat Indonesia ke depan sudah semakin cerdas menanggapi isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, yang menyebar melalui media sosial.

"Karena memang ini di medsos, ya, kelihatan banyak [hoaks], ya," kata Hinsa.

Hinsa yakin sekian ratus juta penduduk Indonesia semakin lama akan semakin cerdas, jeli, dan bisa menyaring informasi-informasi hoaks.

"Jangan terlalu cepat percaya dengan sebuah informasi yang belum tentu kebenarannya, kan di situ sebenarnya. Kembali ke cara berpikir kita semua," ujar Hinsa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hoax, badan siber dan sandi nasional (BSSN)

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top