Aksi Anarkis di Papua, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru

Kepolisian Daerah Papua menetapkan tiga orang tersangka terkait perkara dugaan tindak pidana aksi anarkis di Jayapura Papua, sehingga total jumlah tersangka kini mencapai 31 warga Papua.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 09 September 2019  |  22:59 WIB
Aksi Anarkis di Papua, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru
Petugas INAFIS Mabes Polri bersama Polda Papua Barat melakukan olah tempat kejadian perkara pembakaran kantor DPRD Provinsi Papua Barat di Manokwari, Papua Barat, Selasa (27/8/2019). - ANTARA / Toyiban

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian Daerah Papua menetapkan tiga orang tersangka terkait perkara dugaan tindak pidana aksi anarkis di Jayapura Papua, sehingga total jumlah tersangka kini mencapai 31 warga Papua.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengungkapkan ketiga tersangka baru tersebut berinisial AG, FK dan VCD yang ditangkap di lokasi berbeda.

Dia menjelaskan untuk tersangka AG diamankan di depan asrama Haji Abepura Rabu 4 September 2019, sedangkan FK diamankan di Bandara Sentani tepatnya X-Ray 1 terminal keberangkatan Rabu 4 September 2019 dan VCD ditangkap di BTN Purwodadi Kabupaten Jayapura Sentani Kamis 5 September 2019.

"Sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua telah menetapkan 28 tersangka terkait aksi itu dan setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut ditetapkan 3 tersangka lagi masing-masing berinisial AG, FK, dan VCD," tuturnya, Senin (9/9/2019).

Kamal menjelaskan tersangka FK ditangkap oleh tim gabungan ketika akan berangkat menuju ke Kabupaten Jayawijaya dengan menggunakan pesawat dan berusaha mengelabui para petugas bandara dengan menggunakan identitas palsu yaitu berupa BPJS atas nama Alex Nekwek.

Sementara, tersangka AG ditangkap tim gabungan saat ada di lorong asrama haji tanpa perlawanan. Kemudian, untuk tersangka VCD ditangkap oleh tim gabungan Polres Jayapura.

"Ketiga tersangka itu sudah diamankan dan tengah diperiksa secara intensif oleh tim penyidik," kata Kamal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polisi, papua

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top