Anggota DPR Terpilih : Pindah Dapil yang Berakhir Manis untuk Djarot Saiful Hidayat dan Mardani Ali Sera

Fakta itu terekam berdasarkan penetapan anggota DPR terpilih periode 2019—2024. Paling tidak sembilan anggota DPR periode 2014—2019 berhasil menjadi wakil rakyat kembali dari daerah pemilihan berbeda.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 05 September 2019  |  17:00 WIB
Anggota DPR Terpilih : Pindah Dapil yang Berakhir Manis untuk Djarot Saiful Hidayat dan Mardani Ali Sera
Djarot Saiful Hidayat - Antara

Kabar24.com, JAKARTA — Popularitas sejumlah calon anggota legislatif atau caleg barangkali telah melampaui batas-batas wilayah, sehingga mereka tidak terlalu pusing bertarung di daerah berbeda.

Fakta itu terekam berdasarkan penetapan anggota DPR terpilih periode 2019—2024. Paling tidak sembilan anggota DPR periode 2014—2019 berhasil menjadi wakil rakyat kembali dari daerah pemilihan berbeda.

Pada periode 2014—2019, mereka berada di Senayan baik langsung karena meraih suara terbanyak pada Pileg 2014 atau melalui mekanisme penggantian antarwaktu (PAW).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat, misalnya, terpilih sebagai anggota DPR Dapil Jawa Timur VI pada Pileg 2014. Namun, Djarot meninggalkan kursi empuk itu setelah ditunjuk partainya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada akhir 2014.

Pada Pileg 2019, Djarot berangkat sebagai caleg di Dapil Sumatra Utara III. Pilihan itu tak dapat dilepaskan dari kiprahnya sebagai kontestan Pemilihan Gubernur Sumut 2018 yang gagal dimenangi.

Namun, popularitas pria ber-KTP Kota Medan tersebut untuk pindah dapil berbuah hasil. Djarot mengumpulkan 165.360 suara, terbanyak di antara sesama caleg PDIP maupun caleg dari partai politik lain di Dapil Sumut III.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera tidak semulus Djarot masuk ke Senayan. Dia adalah pengganti Sa’duddin di DPR pada awal 2017 dari Dapil Jawa Barat VII.

Namun, popularitas Mardani meroket pada tahun yang sama ketika sukses memimpin tim kampanye pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno dalam Pilgub DKI Jakarta 2017. Tak heran, pada Pileg 2019 Mardani dipasang PKS sebagai caleg di Dapil DKI Jakarta I.

Sudah bisa ditebak, Mardani meraup suara terbanyak di Dapil DKI Jakarta I dengan 155.285 coblosan. Pria kelahiran Jakarta itu tidak perlu menunggu lama masuk Senayan seperti pada periode 2014-2019.

Bila politikus pindah dapil umumnya masih mengendarai partai yang sama, beda cerita dengan mantan Bupati Pandeglang Achmad Dimyati Natakusumah. Dia juga berpindah partai.

Pada Pileg 2019, Dimyati bertarung sebagai caleg PKS di Dapil Banten I dengan hasil meraup suara terbanyak. Lima tahun sebelumnya, dia adalah jagoan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Dapil DKI Jakarta III yang berhasil pula masuk Senayan.

Pindahnya Dimyati ke PKS tak lain adalah buntut konflik internal di tubuh PPP.

Berikut nama-nama anggota DPR periode 2014-2019 yang berhasil masuk Senayan dari dapil berbeda pada Pileg 2019.

Nama Legislator Terpilih

Partai Politik

Dapil

Perolehan Suara

Dapil 2014

Muhammad Nasir Djamil

Partai Keadilan Sejahtera

Aceh II

55.691

Aceh I

Djarot Saiful Hidayat

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Sumut III

165.360

Jatim VI

Achmad Dimyati Natakusumah

Partai Keadilan Sejahtera

Banten I

67.150

DKI Jakarta III

Jazuli Juwaini

Partai Keadilan Sejahtera

Banten II

68.538

Banten III

Mardani Ali Sera

Partai Keadilan Sejahtera

DKI Jakarta I

155.285

Jabar VII

Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio

Partai Amanat Nasional

DKI Jakarta I

104.564

Jatim VIII

Ace Hasan Syadzily

Partai Golkar

Jabar II

77.334

Banten I

Guruh Soekarnoputra

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Jatim VI

131.986

Jatim I

Soepriyatno

Partai Gerindra

Jatim VIII

54.335

Jatim II

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dpr, Djarot Saiful Hidayat, pileg 2019

Editor : Stefanus Arief Setiaji
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top