Ditunjuk Sebagai Kardinal Baru, Uskup Ignatius Suharyo : Kehormatan bagi Indonesia

Paus Fransiskus dan para Kardinal sangat menghargai lintas iman di Indonesia. Sebagai negara yang mayoritas berpenduduk Muslim, Indonesia menjadi wajah keberagaman yang masih mampu menjaga kebersamaan.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 05 September 2019  |  13:12 WIB
Ditunjuk Sebagai Kardinal Baru, Uskup Ignatius Suharyo : Kehormatan bagi Indonesia
Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharyo (tengah) - Muhammad Khadafi

Kabar24.com, JAKARTA — Uskup Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Mgr. Ignatius Suharyo menyatakan bahwa pengangkatan dirinya menjadi Kardinal  baru di Vatikan merupakan kehormatan bagi bangsa Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan oleh Igantius Suharyo saat menyampaikan keterangan resmi terkait dengan perutusan baru baginya. Uskup Suharyo akan dilantik sebagai Kardinal dalam sidang Kardinal (Consistorium) yang dilaksanakan pada 5 Oktober 2019 di Vatikan.

Meski secara pribadi, dirinya tidak mengetahui secara pasti alasan dibalik penunjukan dirinya sebagai Kardinal yang baru dari Indonesia, setidaknya Uskup Suharyo menangkap sejumlah pertimbangan dari Paus Fransiskus yang mengambil keputusan.

Alasan pertama, Paus Fransiskus dan para Kardinal sangat menghargai lintas iman di Indonesia. Sebagai negara yang mayoritas berpenduduk Muslim, Indonesia menjadi wajah keberagaman yang masih mampu menjaga kebersamaan.

Hal lain, dia menuturkan keberadaan Islam di Indonesia sudah sangat dikenal di berbagai kawasan khususnya wilayah Timur Tengah. Satu sisi, ada keinginan dari masyarakat di kawasan Eropa untuk mengenal Islam dari Indonesia secara lebih baik lagi.

“Saudara-saudara di Eropa ingin mengenal Islam Indonesia lebih baik di Eropa,” ujarnya, Kamis (5/9/2019).

Alasan kedua, menurut uskup Suharyo adalah realitas keagamaan di Indonesia yang menjadi tempat belajar yang harmonis.

“Indonesia menjadi tempat harmonis untuk belajar bahwa perbedaan tidak harus sama dengan perpisahan,” katanya.

Oleh karena itu, dia berharap masyarakat khususnya yang beragama Katolik tidak sekadar memberi perhatian kepada dirinya atas pengangkatan sebagai Kardinal.

Lebih dari itu, penunjukan sebagai Kardinal merupakan penghargaan bagi Gereja Katolik di Indonesia dan bangsa Indonesia.

Ignatius Suharyo menjadi Uskup ketiga dari Indonesia yang diangkat sebagai Kardinal setelah almarhum Justinus Darmojuwono yang diangkat sebagai Kardinal pada 1967, lalu  Julius Darmaatmadja yang diangkat sebagai Kardinal pada 1994.

Dan, terbaru Ignatius Suharyo yang akan mulai resmi dilantik pada 5 Oktober 2019. Ignatius Suharyo saat ini berusia 69 tahun dan mengemban jabatan Uskup KAJ sejak 2010.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kardinal, katolik, islam, uskup

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top