Investasi Bodong: Rumah Bos QNet Madiun kerap Didatangi Polisi dan Pejabat

Rumah bos QNet Madiun yang ada di Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, kerap didatangi aparat kepolisian maupun pejabat pemerintahan.
Abdul Jalil
Abdul Jalil - Bisnis.com 04 September 2019  |  18:34 WIB
Investasi Bodong: Rumah Bos QNet Madiun kerap Didatangi Polisi dan Pejabat
Kondisi halaman rumah mewah milik bos bisnis MLM QNet yang ada di Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Rabu (4/9/2019). - (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

Bisnis.com, MADIUN - Rumah bos QNet Madiun, Mohamad Karyadi (MK), yang ada di Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, kerap didatangi polisi maupun pejabat pemerintahan. 

Bos QNet Madiun itu saat ini tengah dirundung kasus penggelapan investasi alias investasi bodong. Kuat dugaan MK ini menjalankan bisnis dengan sistem money games dengan mekanisme piramida melalui perusahaan PT Amoeba International. Sedangkan PT QNet sebagai induk perusahaan yang menjalankan perdagangan dengan sistem piramida.

Rumah supermewah di desa tersebut tidak hanya didatangi calon member bisnis MLM QNet. Tetapi aparat kepolisian juga kerap datang ke rumah tersebut. Rumah mewah itu hanya berjarak sekitar 100 meter dari Kantor Desa Singgahan. 

"Tamunya Kariyadi itu banyak. Ada yang dari kepolisian dan ada juga dari pejabat pemerintah. Tapi untuk keperluannya apa, saya tidak tahu," kata Sekretaris Desa Singgahan, Joni Anwar, saat diwawancara wartawan di Kantor Desa Singgahan, Rabu (4/9/2019). 

Joni menuturkan Kariyadi selama ini dikenal sebagai sosok yang dermawan. Pria empat anak itu juga dikenal sebagai donatur berbagai kegiatan sosial, seperti kegiatan 17 Agustus maupun kegiatan lainnya. 

Sejak digeledah polisi sebulan lalu, aktivitas di rumah Kariyadi cenderung sepi. Padahal, biasanya rumah itu selalu ramai dikunjungi orang. 

Seperti pantauan Solopos.com, Rabu pagi, rumah tersebut tampak lengang dan minim aktivitas. Hanya terlihat dua orang penjaga rumah yang sedang membersihkan rumah dan menyirami taman di halaman rumah. 

Gerbang rumah tersebut pun tertutup rapat. Rumah berlantai tiga tersebut pun terlihat tertutup. 

Solopos.com juga mendatangi gedung pertemuan yang digunakan untuk presentasi MLM QNet yang ada di dekat rumah Kariyadi. Gedung itu juga terlihat sepi dan tidak ada aktivitas. Gedung tersebut tertutup rapat. Padahal sebelumnya gedung itu ramai untuk kegiatan member baru QNet. 

Rumah Mewah Rp3 Miliar

Joni menceritakan rumah mewah itu dibangun sekitar tahun 2006. Kariyadi bisa membangun rumah mewah itu setelah sekitar dua tahun sukses menjalani bisnis MLM QNet. 

MK menghabiskan dana sekitar Rp3 miliar untuk membangun rumah mewah itu. "Saat itu habisnya Rp3 miliar. Saya tahu dari orang-orang yang membangun rumah itu," jelas dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
madiun, investasi bodong

Sumber : Solopos.com

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top