Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Selidiki Penyebab Tewasnya 4 Warga Jayapura

Polda Papua mengungkapkan ada empat warga Jayapura telah meninggal dunia akibat kericuhan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 02 September 2019  |  19:03 WIB
Petugas kepolisian dan TNI melakukan penjagaan saat massa aksi menutup jalan di Mimika, Papua - Antara/Sevianto Pakiding
Petugas kepolisian dan TNI melakukan penjagaan saat massa aksi menutup jalan di Mimika, Papua - Antara/Sevianto Pakiding
Bisnis.com, JAKARTA--Polda Papua mengungkapkan ada empat warga Jayapura telah meninggal dunia akibat kericuhan yang terjadi beberapa waktu lalu.
 
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengungkapkan Kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian keempat warga Jayapura Papua tersebut.
Namun, sampai saat ini, penyidik belum menemukan titik terang terkait identitas korban, karena tidak ada yang memiliki identitas jelas sehingga menyulitkan penyelidikan.
 
"Sampai saat ini empat orang diduga masyarakat sipil meninggal dunia diduga akibat kerusuhan di Jayapura Papua kemarin," tuturnya, Senin (2/9).
 
Sebelumnya, Kamis (29/8/2019), ribuan warga di Jayapura Papua menggelar aksi unjuk rasa yang memprotes tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Asrama Pelajar Papua di Surabaya. Aksi unjuk rasa berujung anarkis.
 
Massa tidak hanya membakar ruko, tetapi juga membakar perkantoran pemerintah, kendaraan roda dua dan roda empat, serta merusak fasilitas lainnya.
Kondisi itu membuat aktivitas di Kota Jayapura lumpuh total.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua kerusuhan
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top