Iran Bersedia Negosiasi Soal Nuklir Asalkan...

Iran ingin dapat mengekspor minimal 700.000 barel minyaknya per hari dan idealnya mencapai 1,5 juta barel per hari sebagai syarat jika Barat ingin bernegosiasi dengan Teheran untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir 2015. Hal tersebut diungkapkan oleh dua pejabat Iran dan seorang diplomat kepada Reuters.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  07:23 WIB
Iran Bersedia Negosiasi Soal Nuklir Asalkan...
Harga minyak mentah Indonesia turun. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA--Iran ingin dapat mengekspor minimal 700.000 barel minyaknya per hari dan idealnya mencapai 1,5 juta barel per hari sebagai syarat jika Barat ingin bernegosiasi dengan Teheran untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir 2015. Hal tersebut diungkapkan oleh dua pejabat Iran dan seorang diplomat kepada Reuters.

"Sebagai isyarat niat baik dan sebuah langkah menciptakan ruang untuk negosiasi, kami telah menanggapi proposal Prancis. Kami ingin mengekspor 700.000 barel per hari minyak dan dibayar tunai dan itu baru permulaan. Itu harus mencapai 1,5 juta barel per hari, ” kata seorang pejabat senior Iran yang tak ingin disebutkan namanya, dikutip dari Reuters, Senin (26/8/2019).

Seorang pejabat lainnya mengatakan bahwa program rudal balistik Iran tidak bisa dan tidak akan dinegosiasikan.

"Kami telah menggarisbawahi dengan jelas dan terbuka," katanya.

Para pejabat tersebut tidak merinci mengenai proposal Perancis yang disodorkan. Sedangkan pejabat Prancis tidak segera tersedia untuk memberikan komentar.

Sementara itu, seorang diplomat Iran mengatakan bahwa Iran juga mengesampingkan negosiasi apa pun tentang haknya untuk memperkaya uranium.

Adapun sumber-sumber industri mengatakan kepada Reuters bahwa ekspor minyak Iran pada Juli turun hingga 100.000 barel per hari karena sanksi yang dijatuhkan pada negara tersebut oleh Amerika Serikat sejak Presiden Donald Trump keluar dari perjanjian nuklir 2015 tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Minyak

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top