Tim Gabungan TNI-Polri Tembak Mati Anggota KSB Pimpinan Egianus Kogoya

Tim Gabungan TNI-Polri menembak mati salah satu anggota Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) pimpinan Egianus Kogoya dan menyita satu pucuk senjata api jenis revolver.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  16:57 WIB
Tim Gabungan TNI-Polri Tembak Mati Anggota KSB Pimpinan Egianus Kogoya
Anggota TNI dibantu warga mempersiapkan peti jenazah untuk korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Papua, Selasa (4/12/2018). Sebanyak 31 karyawan PT Istika Karya diduga tewas ditembak oleh KKB saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua pada 2 Desember lalu. - Antara
Bisnis.com, JAKARTA-Tim Gabungan TNI-Polri menembak mati salah satu anggota Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) pimpinan Egianus Kogoya dan menyita satu pucuk senjata api jenis revolver.
 
Kapendam Cendrawasih, Letkol Cpl Eko Daryanto mengungkapkan anggota KSB pimpinan Egianus Kogoya tersebut tewas setelah terjadi baku-tembak antara tim gabungan TNI-Polri di Pasar Jibama Jl. J.B Wenas Kampung Hetuma Distrik Hubikiak, Jayawijaya Papua pada Jumat 23 Agustus 2019 pukul 10.45 WIT.
 
Dia menjelaskan sebelum terjadi baku-tembak, ada lima orang KSB pimpinan Egianus Kogoya tengah melakukan teror dan menodongkan senjata api kepada masyarakat hingga melepaskan peluru ke arah warga.
 
"Kelompok KSB yang diketahui berjumlah lima orang ini melakukan aksi gangguan keamanan dan teror dengan menodongkan senjata api ke arah penduduk," tuturnya dalam keterangan resmi, Jumat (23/8/2019).
 
Kemudian, menurut Eko, empat orang KSB tersebut langsung melarikan diri dan salah satunya kabur ke dalam angkot untuk bersembunyi, namun berhasil ditewaskan dan disita senjata revolver serta 4 butir peluru.
 
Sementara dari pihak aparat, satu anggota Polres Jayawijaya atas nama Ipda Iwan terkena tembak pada bagian paha atas dan satu anggota Pospol Jibama terkena luka tembak pada bagian perut.
 
"Saat ini, petugas yang terkena luka tembak tengah menjalani perawatan intensif di RS terdekat," kata Eko.
 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua, kelompok bersenjataq

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top