Ustaz Abdul Somad Dituding Hina Salib, Begini Kata Ahok

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku tak mempermasalahkan jika ada orang yang menghina lambang salib umat Nasrani.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  06:43 WIB
Ustaz Abdul Somad Dituding Hina Salib, Begini Kata Ahok
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. - Instagram @basukibtp

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku tak mempermasalahkan jika ada orang yang menghina lambang salib umat Nasrani.

Ahok menduga orang-orang yang mengkritik salib berarti tidak mengerti tentang filosofinya.

"Bagi kami salib itu lambang kemuliaan Allah. Jadi kalau salib digituin oleh orang-orang yang tidak paham, bagi kami tidak masalah," kata Ahok seusai menjadi pembicara seminar kebangsaan bertajuk "Dari Aku untuk Indonesiaku" di Auditorium Q Universitas Kristen Petra Surabaya, Senin (19/8/2019).

Saat berbicara di depan forum tersebut, Ahok pun sempat menyinggung saat ia dibui di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok karena kasus penistaan agama Islam.

Konteks Ahok saat itu menjawab pertanyaan peserta seminar tentang peran China Nasrani yang terpinggirkan di Indonesia.

Menanggapi pertanyan itu, Ahok berujar bahwa semua tak boleh pesimistis bahwa takdir menjadi Nasrani China bukan berarti dobel minoritas.

Ahok membandingkan dengan dirinya sendiri, bahwa meski pernah dipenjara, namun tak mundur dari dunia politik.

Secara berkelakar Ahok mengatakan bahwa meski dipenjara di Mako Brimob, namun hal itu tak membuatnya tenggelam dari ingar bingar politik.

“Saya masuk Mako Brimob justu promosi, Bos. Jadi saya harus menunjukkan positifnya, santai, jangan biarkan lingkungan mempengaruhi saya,” kata Ahok.

Ahok sendiri pernah tersandung masalah penistaan agama pada 2017 lalu. Dia dianggap menghina Islam saat berkomentar soal penafsiran surat Al-Maidah ayat 51. Dia pun  divonis 2 tahun penjara karena masalah tersebut. Ahok pun kalah dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

Abdul Somad dilaporkan ke polisi setelah video ceramahnya tiga tahun lalu viral di jagat maya. Somad sendiri melalui video yang beredar di media sosial telah mengklarifikasi pernyataanya bahwa ceramah itu terjadi pada tiga tahun lalu di dalam ruang tertutup. Konteksnya pun, kata dia, menjawab pertanyaan jamaah.

Meskipun telah mendengarkan penjelasan Abdul Somad, Komunitas Horas Bangso Batak serta Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) tetap melaporkannya ke Polda Metro Jaya dan Bareskrim Mabes Polri.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ustaz Abdul Somad, ahok, kristen

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top