Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Disindir Sri Mulyani Soal Anggaran Pendidikan, Mendikbud : Kita Akan Rapikan 2020

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi menyatakan pihaknya akan merapikan anggaran pendidikan yang dianggap oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani belum mampu meningkatkan secara signifikan mutu sumber daya manusia.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  13:25 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/6/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/6/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA---Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi menyatakan pihaknya akan merapikan anggaran pendidikan yang dianggap oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani belum mampu meningkatkan secara signifikan mutu sumber daya manusia.

Muhadjir menyatakan telah dua kali bertemu Kementerian Keuangan, termasuk dengan Sri. Muhadjir mengatakan dirinya "mendampingi" untuk merapikan struktur anggaran pendidikan supaya dapat tepat sasaran dan tidak salah penggunaannya.

"Artinya tidak salah pemanfaatannya. Mudah-mudahan tahun depan [2020] sudah dirapikan," kata Muhadjir saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Muhadjir mengatakan banyak penyebab dari pemanfaatan anggaran pendidikan yang belum optimal. Muhadjir mengatakan pihaknya masih membahas hal tersebut dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sebagai gambaran, Sri Mulyani mengeluhkan anggaran besar yang digelontorkan pemerintah untuk pendidikan masih belum signifikan dalam meningkatkan mutu SDM.

Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sebesar 20 persen  dari APBN setiap tahunnya. Pada 2019, jumlah anggaran pendidikan mencapai Rp495 triliun.

"Kita sudah 10 tahun menganggarkan 20 persen untuk pendidikan, tapi output-nya tidak bagus, tidak sememuaskan sebagaimana kita harapkan," kata Sri Mulyani dalam sebuah seminar beberapa waktu lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani kementerian pendidikan dan kebudayaan muhadjir effendy
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top